HumasUPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan international talkshow bertajuk “Education, Social, and Culture between UPNVJ and De La Salle College of Saint Benilde, Philippines” yang berlangsung hari ini di Laboratorium Diplomasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPNVJ (12/2/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) UPNVJ ini menghadirkan Chairperson of Governance and Public Affairs, School of Diplomacy and Governance De La Salle College of Saint Benilde (DLS-CSB), Ms. Maricel Fernandez-Carag, bersama 20 mahasiswa DLS-CSB dan puluhan mahasiswa UPNVJ.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kedatangan delegasi DLS-CSB yang untuk ketiga kalinya berkunjung ke UPNVJ. Menurutnya, keberlanjutan kunjungan ini menjadi bukti hubungan akademik yang semakin erat antara kedua institusi.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga ruang pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa kedua negara, “This event is held to give understanding between students about the culture, the learning system in each institution, and many other aspects that can enrich our perspectives,” ujarnya.
Dr. Bambang berharap interaksi langsung antar mahasiswa dapat membuka wawasan baru, memperkuat toleransi, serta mendorong kolaborasi akademik di masa mendatang.
Sementara itu, Ms. Maricel Fernandez-Carag menyampaikan rasa senangnya dapat kembali mengunjungi UPNVJ. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama delegasi mahasiswa telah beberapa hari berada di Indonesia dan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan. Namun, menurutnya, kunjungan ke UPNVJ menjadi salah satu agenda penting yang tidak ingin dilewatkan.
“We have been in Indonesia for the past few days, visiting several institutions, but we would not miss the opportunity to come back to UPNVJ. Each visit here gives our students meaningful engagement and a deeper appreciation of Indonesia’s culture and academic environment.” Ucap Ms. Maricel dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai wadah pertukaran gagasan dan pengalaman, sekaligus mempererat persahabatan antara mahasiswa Indonesia dan Filipina. Menurutnya, dialog lintas budaya semacam ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang terbuka, inklusif, dan memiliki perspektif global.
Talkshow diawali dengan sesi pemaparan mengenai budaya nasional dan budaya universitas masing-masing negara yang diwakili oleh dua mahasiswa UPNVJ dan dua mahasiswa DLS-CSB. Para mahasiswa mempresentasikan berbagai aspek menarik, mulai dari sistem pendidikan, kehidupan kampus, nilai-nilai sosial, hingga tradisi budaya yang menjadi ciri khas Indonesia dan Filipina.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow yang dimoderatori oleh mahasiswa UPNVJ. Diskusi berlangsung interaktif dan dinamis, dengan perbincangan empat mahasiswa yang saling bertukar pandangan serta pengalaman akademik dan sosial di kampus masing-masing. Para peserta mendapatkan banyak informasi baru, termasuk perbandingan sistem pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, hingga tantangan yang dihadapi generasi muda di kedua negara.
Sebagai penutup, sesi wawancara dan tanya jawab dibuka bagi seluruh peserta dan hiburan persembahan dari mahasiswa DLS-CSB dan juga mahasiswa UPNVJ. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan untuk mengenal lebih jauh budaya, kebiasaan, serta kehidupan sehari-hari di Indonesia dan Filipina.
Melalui kegiatan ini, UPNVJ kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi kampus dan menciptakan ruang dialog global yang memperkaya wawasan mahasiswa, baik dalam aspek pendidikan, sosial, maupun budaya.