SEMA UPNVJ 2026: Cerita Diandra, Calon Mahasiswa Kedokteran yang Terinspirasi Nilai Bela Negara

HumasUPNVJ – Pelaksanaan Ujian Literasi Bela Negara dalam rangkaian Seleksi Mandiri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta atau SEMA UPNVJ Tahun 2026 berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026. Ujian ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon mahasiswa baru UPNVJ, khususnya untuk menilai pemahaman peserta terhadap nilai kebangsaan, sejarah, pertahanan negara, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Di balik pelaksanaan ujian yang berjalan tertib, hadir cerita inspiratif dari Diandra Syafinna Putri Suproto, peserta asal SMA IAS Fajar Hidayah, yang memaknai bela negara melalui cita-citanya menjadi tenaga kesehatan.

Diandra mengikuti Ujian Literasi Bela Negara sebagai bagian dari perjuangannya untuk masuk ke Program Studi Kedokteran dan Farmasi UPNVJ. Bagi Diandra, ujian tersebut bukan sekadar tahapan seleksi, tetapi juga menjadi ciri khas UPNVJ yang membedakan kampus ini dengan perguruan tinggi lainnya.

“Menurut saya ujian ini sangat bagus dan menjadi pembeda. Ini memberikan nilai tambah karena memperluas wawasan kita sebagai warga negara tentang sejarah dan pertahanan Republik Indonesia, bukan sekadar pelajaran sekolah pada umumnya,” ungkap Diandra usai menyelesaikan ujian.

Keputusan Diandra memilih UPNVJ juga tidak terlepas dari kedekatannya dengan nilai-nilai kebangsaan. Ia mengaku terinspirasi dari sang ayah yang merupakan anggota TNI dan turut merekomendasikan UPNVJ sebagai kampus pilihan.

“Saya terinspirasi dari ayah saya yang juga merupakan anggota TNI, dan beliau sangat merekomendasikan UPNVJ. Kebetulan saya juga sangat menyukai sejarah Indonesia. Saat tahu bahwa ujian di UPNVJ ini unik dan tidak seperti ujian di kampus lain, saya langsung tertarik menjadikannya sebagai pilihan utama,” ujarnya.

Diandra menilai, konsep bela negara tidak hanya dapat diwujudkan melalui pengabdian di bidang pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Baginya, profesi dokter memiliki peran strategis dalam membantu negara meningkatkan kualitas hidup warga, terutama mereka yang belum memperoleh akses kesehatan secara memadai.

“Bagi saya, bela negara dari segi kedokteran adalah tentang kemampuan untuk mengayomi dan membantu masyarakat luas. Kita tahu bahwa di luar sana masih ada masyarakat yang mungkin kurang mendapatkan akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai. Menjadi dokter dan terjun membantu kesehatan masyarakat luas, menurut saya, adalah salah satu bentuk nyata dari aksi membela negara,” tegas Diandra.

Cerita Diandra mencerminkan pentingnya Literasi Bela Negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru UPNVJ. Melalui tahapan ini, UPNVJ tidak hanya menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga calon generasi muda yang memahami nilai kebangsaan, memiliki kepedulian sosial, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.

Pelaksanaan Ujian Literasi Bela Negara SEMA UPNVJ 2026 terpantau berjalan lancar dan tertib. Panitia memastikan seluruh proses ujian berlangsung sesuai ketentuan, didukung kesiapan teknis, pengawasan, serta koordinasi yang dilakukan secara menyeluruh.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., memandang Literasi Bela Negara sebagai bagian penting dari identitas UPNVJ sebagai kampus bela negara. Melalui seleksi ini, UPNVJ berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan komitmen untuk mengabdi kepada bangsa sesuai bidang keilmuan masing-masing.
 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Dzakiyah Yumna | Penyelaras Bahasa: F. Noor

 

Berita Sebelumnya

Dukung Kinerja SDM, UPNVJ Selenggarakan Medical Check Up Bersama RSUD KiSA Depok

Berita Selanjutnya

Terbang dari Palembang, Marsena Ikuti Ujian Literasi Bela Negara SEMA UPNVJ demi Cita-cita Kedokteran