HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melalui Pusat Pembinaan dan Strategi Penerapan Bela Negara, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), menyelenggarakan aksi penanaman mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk “Aksi Bela Negara: Penanaman Mangrove” ini melibatkan Tim PusBinstra PBN, alumni Resimen Mahasiswa (Menwa), serta anggota Menwa aktif UPNVJ sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi dalam mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan. Sebelum keberangkatan menuju lokasi kegiatan, Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., melepas para peserta sebagai wujud dukungan terhadap penguatan nilai bela negara melalui aksi pelestarian ekosistem pesisir.
Mengusung tema “Menjaga Alam, Menguatkan Bangsa, Mewujudkan Indonesia Tangguh”, kegiatan ini menegaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga kedaulatan dan keamanan nasional, tetapi juga melalui tanggung jawab melestarikan sumber daya alam. Penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung perlindungan ekosistem pesisir dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.
Keterlibatan Tim PusBinstra PBN, alumni Menwa, dan anggota Menwa aktif mencerminkan semangat kebersamaan dalam menerapkan nilai-nilai bela negara. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman antargenerasi untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial.
Bagi anggota Menwa aktif, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan nilai cinta tanah air melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Sementara itu, partisipasi alumni Menwa memperkuat kesinambungan pembinaan karakter bela negara sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat terus dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Kehadiran Rektor UPNVJ dalam pelepasan peserta turut memperkuat pesan bahwa pendidikan bela negara harus diwujudkan melalui aksi nyata. Kegiatan ini sejalan dengan arah kepemimpinan Prof. Anter Venus yang menempatkan penguatan identitas bela negara sebagai bagian penting dalam pengembangan karakter sivitas akademika UPNVJ.
Pemilihan Pulau Pari sebagai lokasi penanaman mangrove memiliki relevansi ekologis. Kawasan pesisir Kepulauan Seribu menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang membutuhkan upaya pelestarian berkelanjutan. Keberadaan mangrove berperan penting dalam membantu mengurangi abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menyediakan habitat bagi berbagai biota, serta mendukung ketahanan lingkungan wilayah kepulauan.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kepentingan besar dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. Kerusakan ekosistem pantai tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sumber daya laut.
Melalui program ini, PusBinstra PBN LPMPP UPNVJ mengedepankan tiga nilai utama, yaitu melestarikan lingkungan, memperkuat kebersamaan, dan mewujudkan ketahanan nasional. Ketiga nilai tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman bela negara agar tidak berhenti pada aspek konseptual, tetapi juga tercermin dalam perilaku dan kontribusi nyata.
Keterlibatan unsur pembina, alumni, dan mahasiswa aktif juga memperlihatkan pentingnya kesinambungan pendidikan karakter melalui kegiatan kolaboratif. Pengalaman bersama dalam aksi konservasi diharapkan dapat mendorong peserta untuk semakin peka terhadap persoalan lingkungan dan membangun kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab seluruh warga negara.
Keberhasilan penanaman mangrove tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga oleh keberlanjutan pemeliharaan tanaman. Karena itu, upaya konservasi memerlukan perhatian jangka panjang agar mangrove dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis secara optimal bagi kawasan pesisir.
Bagi UPNVJ, aksi penanaman mangrove di Pulau Pari menjadi bagian dari penguatan identitas Kampus Bela Negara yang mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui dukungan kepemimpinan Rektor Prof. Anter Venus, universitas terus mendorong penerapan nilai bela negara dalam kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen UPNVJ untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kesadaran sosial, kepedulian ekologis, dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.