Humas UPNVJ – BANGKOK, Thailand – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menutup rangkaian misi internasional di Thailand dengan membawa empat hasil strategis di bidang mobilitas mahasiswa, beasiswa studi lanjut, jejaring internasional, dan pendidikan doktoral. Capaian tersebut dilaporkan dalam audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, yang diwakili oleh Atdikbud, Raniela Aruan, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, Jumat (4/9/2026).
Audiensi menjadi tahap akhir rangkaian agenda UPNVJ di Thailand yang sebelumnya mencakup promosi pendidikan, penjajakan kerja sama perguruan tinggi, serta pertemuan dengan sejumlah mitra akademik. Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm. menyampaikan hasil misi tersebut sekaligus membahas dukungan KBRI Bangkok agar kerja sama yang telah dirintis dapat segera diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni.
Salah satu hasil konkret adalah terbukanya kesempatan internship bagi lima mahasiswa UPNVJ di KBRI Bangkok. Komposisinya terdiri atas satu mahasiswa Ilmu Komunikasi, dua mahasiswa Hukum, serta dua mahasiswa Hubungan Internasional. Program tersebut diarahkan untuk memberikan pengalaman profesional internasional sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam lingkungan diplomatik Indonesia di Thailand.
Capaian berikutnya berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan Walailak University. UPNVJ memperoleh peluang untuk mendorong alumni dan tenaga kependidikan melanjutkan pendidikan jenjang magister, serta membuka akses studi doktoral bagi dosen melalui skema beasiswa yang tersedia di universitas tersebut.
Skema itu menjadi peluang strategis karena Walailak University pada tahun akademik 2026 menyediakan berbagai beasiswa pendidikan pascasarjana, termasuk pembebasan penuh biaya pendidikan untuk sejumlah program magister dan doktoral dengan persyaratan akademik tertentu. UPNVJ akan menindaklanjuti peluang tersebut dengan pemetaan calon peserta dan program studi yang relevan dengan kebutuhan pengembangan institusi.
UPNVJ juga akan menindaklanjuti proses untuk bergabung dalam Asian International Mobility for Students (AIMS), program mobilitas mahasiswa regional yang dikoordinasikan Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Higher Education and Development (SEAMEO RIHED). Keikutsertaan dalam jejaring tersebut diharapkan memperluas kesempatan mahasiswa UPNVJ mengikuti mobilitas akademik lintas negara serta mengakses skema dukungan yang tersedia melalui pemerintah dan mitra program.
AIMS merupakan platform kerja sama multilateral yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dari sejumlah negara Asia. Melalui jejaring tersebut, mahasiswa perguruan tinggi peserta dapat menjalani mobilitas akademik pada universitas anggota sesuai bidang studi dan ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme transfer kredit.
Hasil keempat adalah penjajakan kerja sama UPNVJ dengan Asian Institute of Technology (AIT), Thailand, khususnya untuk pengembangan pendidikan doktoral. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas akses dosen dan sumber daya manusia UPNVJ terhadap pendidikan lanjut, riset bersama, serta jejaring akademik internasional di kawasan Asia.
AIT memiliki rekam kerja sama yang panjang dengan Indonesia dan selama 2026 turut memperluas kemitraannya dengan sejumlah perguruan tinggi serta institusi pemerintah Indonesia dalam bidang pendidikan pascasarjana, riset, mobilitas akademik, dan program doktoral. Peluang tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan UPNVJ untuk mempercepat peningkatan kualifikasi akademik dosen sekaligus memperluas kolaborasi riset internasional.
Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm. menilai empat capaian tersebut menunjukkan bahwa agenda internasionalisasi UPNVJ diarahkan pada hasil yang terukur. Kerja sama internasional tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus menghasilkan akses magang bagi mahasiswa, peluang studi lanjut bagi dosen dan tenaga kependidikan, mobilitas internasional, serta kolaborasi akademik dan riset yang dapat memperkuat kualitas universitas.
Menurut Venus, audiensi di KBRI Bangkok sekaligus menjadi bagian dari mekanisme diplomasi pendidikan yang penting bagi UPNVJ. Dukungan perwakilan Indonesia di Thailand diharapkan dapat mempercepat komunikasi dengan mitra, membantu membuka akses terhadap program strategis, serta memastikan kerja sama yang dibangun UPNVJ memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan reputasi universitas di tingkat regional.
Dengan empat capaian tersebut, UPNVJ menutup misi di Thailand dengan agenda tindak lanjut yang jelas. Setelah kembali ke Indonesia, universitas akan mengonsolidasikan program internship lima mahasiswa di KBRI Bangkok, menyiapkan kandidat untuk peluang studi pascasarjana di Walailak University, menindaklanjuti partisipasi dalam AIMS, serta membangun kerangka kerja sama program doktoral dengan Asian Institute of Technology sebagai bagian dari strategi internasionalisasi UPNVJ.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Disa Prihantini | Penyelaras Bahasa: F. Noor