UTBK-SNBT Gelombang Pertama di UPNVJ Berjalan Lancar, Kehadiran Peserta 95 Persen

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Pembangunan "Veteran" Jakarta telah memasuki hari terakhir di gelombang pertama pada Minggu (14/5). Sejak UTBK hari pertama hingga terakhir, keseluruhan pelaksanaan ujian berjalan relatif lancar.

Memang ada beberapa kesalahan yang dilakukan peserta, seperti tidak membawa kartu peserta atau salah lokasi, tapi hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap rangkaian kegiatan.

"Mengenai pelaksanaan ujian, kita tidak menemukan adanya tindak kecurangan peserta, baik itu mencontek, menggunakan alat komunikasi atau merekam. Itu tidak kita temukan," ucap Koordinator Pelaksana UTBK UPNVJ, Fajar Nugroho, S.Kom., M.P.

Kendati begitu, lanjut Fajar, ada beberapa peserta yang mengalami sakit di hari pelaksanaan ujian. Penyebabnya beragam, mulai dari belum makan, kurang enak badan, bahkan hingga mengalami kecelakaan di Hari H.

Dari sisi kepengawasan, Penanggung Jawab Lokasi (PJL) selalu memberikan pengarahan terlebih dahulu kepada para pengawas pada setiap harinya. Pengawas diingatkan kembali mengenai hal-hal penting seputar kepengawasan ujian.

DSC06362.JPG

Mengenai sarana dan prasarana, panitia kerap menemukan beberapa masalah minor saat pelaksanaan ujian, termasuk adanya kerusakan pendingin ruangan (AC) saat ujian berlangsung. Saat itu terjadi, panitia terlebih dahulu memasangkan kipas angin dan kemudian memperbaiki AC saat sesi berakhir.

Semua komputer untuk UTBK, baik di Kampus UPNVJ Pondok Labu atau Kampus UPNVJ Limo, diperiksa secara seksama sebelum ujian dimulai. Servernya juga diperiksa untuk memastikan terkoneksi ke panitia pusat. 

"Dalam rangka memperbaiki layanan dan fasilitas, kita meminta peserta untuk mengisi kuesioner. Peserta boleh memberikan masukan saat menemukan hal-hal yang dirasa tidak nyaman bagi mereka, atau ada yang kurang dari pelayanan panitia," tutur Fajar.

Dari tingkat kehadiran peserta, UTBK-SNBT gelombang satu di UPNVJ tergolong baik di atas 95 persen. Ada lima persen yang tidak hadir karena terlambat, tidak ingin melanjutkan UTBK, atau salah jadwal.

Belajar dari pengalaman di gelombang pertama, para peserta di gelombang kedua diharapkan lebih teliti lagi memeriksa jadwal dan berbagai ketentuan agar pelaksanaan ujian berjalan lancar.

"Tolong perhatikan kartu peserta masing-masing, kapan ujiannya, sesi pagi atau siang, di Pondok Labu atau Limo, tolong pastikan kembali," sebut Fajar.

Para peserta gelombang kedua juga diimbau membawa persyaratan dokumen saat ujian, seperti Kartu Ujian, Ijazah, Surat Keterangan Lulus, Surat Keterangan Kelas 12, dan Kartu Identitas.

"Jangan lupa makan terlebih dahulu sebelum ujian agar tidak sakit. Persiapkan juga materi ujiannya masing-masing," tutup Fajar.

IMG_7358.JPG

Berita Sebelumnya

"Kolaborasi Mengawal Akuntanbilitas Untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan", Jadi Tema Besar Webinar FEB

Berita Selanjutnya

Tingkatkan Minat Baca dan Literasi, Perpustakaan UPNVJ Siap Lakukan Akreditasi