Perkuat Kampus Inklusif, UPNVJ Dampingi Mahasiswa Difabel Netra Jalani Perkuliahan

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyiapkan pendampingan akademik dan sosial bagi Shalma Arsyta Noorsyarif, mahasiswa difabel netra yang diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Mahasiswa Program Studi S-1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), tersebut akan menjalani masa adaptasi selama satu hingga dua minggu pada awal perkuliahan dengan dukungan Unit Layanan Disabilitas (ULD) UPNVJ.

Pendampingan disiapkan untuk membantu Shalma, yang tercatat dengan Nomor Induk Mahasiswa 2610412017, mengenali lingkungan kampus, menyesuaikan diri dengan proses pembelajaran, serta membangun interaksi sosial dengan dosen dan mahasiswa. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UPNVJ dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang setara, aman, dan ramah bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UPNVJ, Satria Yudhia Wijaya, S.E., M.S.Ak., dalam pertemuan bersama Shalma dan orang tuanya. UPNVJ, menurut Satria, akan memastikan kebutuhan penyesuaian pembelajaran dapat diidentifikasi sejak awal agar Shalma mampu mengikuti kegiatan akademik secara optimal.

Selama masa adaptasi, ULD yang berada dalam koordinasi Pusat Pengembangan Pembelajaran LPMPP akan mendampingi Shalma dalam mengenali fasilitas, ruang perkuliahan, sistem pembelajaran, dan aktivitas kemahasiswaan. Pendampingan juga menjadi sarana untuk memetakan kebutuhan akademik dan aksesibilitas berdasarkan kondisi serta karakteristik pembelajaran Shalma.

Sejak duduk di kelas V sekolah dasar, Shalma telah terbiasa menjalani kegiatan belajar secara mandiri. Ia memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mengakses materi pembelajaran, sedangkan kemampuan auditorinya menjadi salah satu modal utama dalam memahami informasi dan berkomunikasi selama proses pendidikan.

Kemandirian tersebut mengantarkan Shalma melewati berbagai tantangan hingga diterima di Program Studi Hubungan Internasional UPNVJ melalui SNBP 2026. Dalam pemberitaan sebelumnya, Shalma mengaku sempat tidak percaya diri ketika mengikuti seleksi karena merasa bukan bagian dari siswa dengan peringkat akademik tertinggi di sekolah.

Namun, dukungan keluarga dan lingkungan pertemanan membuatnya tetap konsisten mengembangkan kemampuan sesuai dengan bidang yang diminati. Setelah dinyatakan lolos, Shalma menyampaikan harapannya untuk belajar dalam lingkungan kampus yang menerima keberagaman sekaligus mendukungnya meraih prestasi akademik.

“Saya berharap bisa mendapatkan teman-teman yang baik dan lingkungan yang menerima saya. Saya juga ingin berkontribusi untuk kampus dan meraih prestasi terbaik,” ujar Shalma dalam wawancara setelah dinyatakan lolos SNBP 2026.

Kehadiran Shalma melanjutkan upaya UPNVJ membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. UPNVJ telah meresmikan Unit Layanan Disabilitas pada 1 Desember 2025 sebagai pusat koordinasi pelayanan, pendampingan, edukasi, dan advokasi bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

ULD juga diarahkan untuk mendukung penyesuaian proses pembelajaran dan evaluasi, meningkatkan pemahaman dosen mengenai pendidikan inklusif, serta mendorong penyediaan fasilitas kampus yang lebih mudah diakses. Keberadaan unit tersebut memastikan pelayanan kepada mahasiswa penyandang disabilitas dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., sebelumnya menegaskan bahwa pengembangan pendidikan inklusif merupakan bagian dari visi universitas dalam memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh mahasiswa.

“Kami tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun ekosistem inklusif yang memberikan kesempatan adil bagi setiap mahasiswa,” kata Rektor saat meresmikan ULD UPNVJ pada Desember 2025.

Melalui pendampingan terhadap Shalma dan mahasiswa penyandang disabilitas lainnya, UPNVJ terus memperkuat jati dirinya sebagai Kampus Bela Negara yang menjunjung nilai kemanusiaan, kesetaraan, kepedulian, dan penghormatan terhadap keberagaman. Setiap mahasiswa diharapkan memperoleh ruang yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, berprestasi, serta berkontribusi bagi masyarakat tanpa diskriminasi.

Berita Sebelumnya

UPNVJ Susun Kebutuhan Pegawai Berbasis Data untuk Wujudkan Tata Kelola Akuntabel

Berita Selanjutnya

UPNVJ Buka Seleksi Magister Gelombang 3 melalui Jalur Reguler dan Alumni Berprestasi