UPNVJ Perkuat SDGs melalui Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Seminar Pra-Hibah 2026

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar seminar bertajuk Penguatan SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Acara ini sekaligus menjadi pra-peluncuran Hibah Internal UPNVJ Tahun 2026, diselenggarakan secara hybrid di Gedung Merce Lantai 8 Kampus Limo, Depok, dan diikuti oleh para dosen UPNVJ (15/01/2026). Seminar ini menyoroti kewajiban perguruan tinggi menyelaraskan riset dengan SDGs sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemendikbudristek, guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Seminar dimoderatori oleh Dr. Diani Sadia Wati, S.H., LL.M., Ketua Pusat Kajian Strategis dan Pembangunan Berkelanjutan UPNVJ. Dua narasumber utama adalah Pungkas Bahjuri Ali, STP., MS., Ph.D., Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, serta Dr. Drs. H. Dadang Wihana, M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Depok. Mereka membahas integrasi SDGs dalam penelitian dan pengabdian masyarakat (PKM), dengan fokus pada kolaborasi multipihak dan hilirisasi hasil riset.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPNVJ, Dr. Sri Lestari Wahyuningrum, menyatakan bahwa perguruan tinggi wajib memilih dua dari tiga SDGs prioritas: Tanpa Kemiskinan (SDG 1), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), atau Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17). Hal ini sesuai arahan Kemendikbudristek untuk meningkatkan kontribusi akademik terhadap pembangunan nasional. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si., menambahkan bahwa fokus universitas adalah memastikan hasil riset tidak hanya akademis, melainkan dapat diimplementasikan untuk manfaat masyarakat, sejalan dengan visi UPNVJ sebagai mitra pembangunan.

Pungkas Bahjuri Ali memaparkan pengarusutamaan SDGs melalui transformasi digital dan SDGs Center di perguruan tinggi, termasuk pendampingan pemerintah daerah dalam Voluntary Local Review (VLR). Dadang Wihana menyoroti capaian Kota Depok, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan kemiskinan ekstrem menjadi 0,6 persen, dan pengendalian stunting di bawah target nasional, melalui pendekatan Hepta Helix dan inovasi tata kelola. Sesi diskusi berlangsung interaktif, melibatkan peserta luring dan daring.

Sekretaris LPPM UPNVJ, Dr. Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi, M.Si., menyampaikan bahwa Hibah Internal 2026 akan prioritas tema selaras SDGs, mendorong kolaborasi lintas disiplin, dan mewajibkan proposal menunjukkan potensi dampak serta hilirisasi. Acara ini diharapkan mempererat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk percepatan SDGs di tingkat lokal hingga global.

Berita Sebelumnya

Mahasiswa FH UPNVJ Magang di BPIP: Terlibat Penyusunan RUU dan Survei Publik melalui MBKM Nasional

Berita Selanjutnya

Ratusan Siswa Antusias Eksplorasi Program Studi UPNVJ pada Expo Pendidikan 2026