HumasUPNVJ - Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm menghadiri Rapat Tahunan (RATA) XLVI Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kampus Universitas Palangka Raya (UPR) Tunjung Nyaho, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis–Sabtu, 12–14 Februari 2026. Forum ini menjadi ruang konsolidasi pimpinan perguruan tinggi negeri untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyepakati arah program kolaborasi lintas kampus pada tahun berjalan hingga tahun berikutnya.
RATA XLVI dibuka melalui rangkaian sambutan dan laporan panitia. Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia Pelaksana yang disampaikan Dr. Natalina Asi, M.A, dilanjutkan sambutan Ketua BKS-PTN Barat Prof. Dr. Ir. Marwan, serta sambutan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran A., S.Ikom yang sekaligus membuka forum tahunan tersebut.
Agenda utama RATA XLVI difokuskan pada Laporan dan Pembahasan Kinerja 2024–2025 serta Program Kerja 2025–2026. Selain itu, forum juga memuat pembahasan laporan tim dari ISI Padang Panjang terkait pembuatan film serta peluncuran lagu “Mars BKS-PTN Barat” sebagai penguatan identitas dan komunikasi kelembagaan.
Pada ranah penerimaan mahasiswa baru, peserta rapat membahas Laporan-Pembahasan Kinerja 2025 dan Program Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026. Pembahasan ini menempatkan seleksi mandiri sebagai salah satu program kolaborasi penting yang membutuhkan keselarasan kebijakan, penguatan tata kelola, serta kesepahaman teknis antarkampus agar layanan kepada calon mahasiswa semakin akuntabel.
RATA XLVI juga membahas Laporan-Pembahasan Kinerja 2025 dan Program KKN Internasional 2026, termasuk penguatan sistem registrasi dan informasi program. KKN internasional diposisikan sebagai upaya memperluas pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus sekaligus memperkuat jejaring pengabdian dan internasionalisasi perguruan tinggi negeri anggota BKS-PTN Barat.
Sejumlah forum bidang dan rumpun keilmuan turut melaporkan kinerja serta rencana kerja, mencakup MIPA; Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya; Pertanian; Teknik; Pendidikan; Ekonomi; Hukum; Sosial; KKN Bersama; Penjaminan Mutu; Pascasarjana; serta forum koordinasi wakil rektor lintas bidang (akademik, kerja sama, kemahasiswaan) dan ketua LPPM. Mekanisme ini memastikan program bersama tidak berhenti pada level kebijakan, melainkan diturunkan ke rencana implementasi di unit-unit pelaksana.
Kehadiran UPNVJ dalam RATA XLVI mempertegas komitmen kampus untuk terus aktif dalam kerja sama antar-PTN, khususnya pada agenda yang berdampak langsung terhadap mutu layanan pendidikan tinggi, penguatan pengabdian, serta kolaborasi lintas disiplin. Dalam kerangka penguatan tata kelola, UPNVJ memandang forum tahunan ini sebagai instrumen penting untuk menyelaraskan kebijakan bersama, memperkuat jejaring program, dan memperluas ruang kerja sama yang terukur.
Sebagai kampus beridentitas Bela Negara, UPNVJ menempatkan kolaborasi antarkampus sebagai strategi memperkuat daya saing nasional sekaligus meningkatkan manfaat nyata pendidikan tinggi bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Anter Venus, UPNVJ berkomitmen mengoptimalkan hasil-hasil rapat tahunan BKS-PTN Barat menjadi tindak lanjut program yang konkret—mulai dari tata kelola seleksi mandiri yang semakin transparan, penguatan program pengabdian lintas negara, hingga kolaborasi bidang-bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.