HumasUPNVJ — Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar sosialisasi lokasi dan topik Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini diikuti mahasiswa UPNVJ untuk memperkuat kesiapan organisasi kemahasiswaan (ormawa) dalam menyusun usulan program pemberdayaan desa/kelurahan. Melalui sosialisasi ini, UPNVJ menekankan pentingnya ketepatan memilih lokasi sasaran, kesesuaian topik, serta kepatuhan pada mekanisme pengusulan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek.
Kepala UPA PKK UPNVJ Catur Nugrahaeni P. D., M.Kom menjelaskan bahwa pemilihan desa/kelurahan sasaran menjadi faktor kunci karena akan memengaruhi efektivitas pendampingan, pelaksanaan program, hingga keberlanjutan dampak. Merujuk panduan program, desa/kelurahan lokasi PPK Ormawa diprioritaskan yang mudah dijangkau dengan jarak tempuh dari kampus maksimal 100 kilometer, sehingga memungkinkan pola pelaksanaan pulang-pergi. Untuk desa/kelurahan potensial dengan akses sulit dan jarak lebih dari 100 kilometer, tim pelaksana dapat memilih lokasi tersebut dengan ketentuan menetap di lokasi dalam jangka waktu tertentu sesuai kebutuhan program dan kebijakan perguruan tinggi.
Selain kriteria jarak, panduan PPK Ormawa 2026 juga memuat kategori lokus yang dapat dipilih, mulai dari desa di daerah tertinggal, desa/kelurahan yang belum menjadi binaan kampus, hingga desa/kelurahan yang minim intervensi pemberdayaan dari pihak luar. Ketentuan ini ditujukan agar program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sasaran dan mendorong hasil yang terukur serta berkelanjutan.
Dalam pemaparan “Lokasi dan Topik PPK Ormawa”, Catur merinci bahwa PPK Ormawa 2026 disusun ke dalam delapan topik utama yang bersifat integratif dari unsur pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Setiap ormawa diharapkan memilih satu topik berdasarkan potensi serta permasalahan di lokasi sasaran, sekaligus memenuhi indikator keberhasilan minimum yang ditetapkan dalam panduan.
Delapan topik utama PPK Ormawa 2026 meliputi: Desa Konservasi dan Tangguh Bencana, Desa/Kelurahan Wirausaha, Smart Farming, Desa/Kelurahan Sehat, Desa/Kelurahan Cerdas, Desa/Kelurahan Maritim, Desa Hutan, dan Desa/Kelurahan Wisata. Rangkaian topik ini menjadi kerangka bagi ormawa untuk merancang program yang relevan, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan lokal.
Pada sesi lanjutan, Catur juga memaparkan sistematika proposal, perbedaan subproposal skema rintisan (tahun pertama) dan skema pengembangan (tahun kedua), termasuk karakter program lanjutan yang menuntut kualitas lebih tinggi karena ditujukan untuk menindaklanjuti hasil pembinaan dan pemberdayaan pada desa yang sama. Skema pengembangan, sesuai panduan, menekankan pembaruan data, rancangan pengembangan dua tahun ke depan, serta penguatan kemitraan dan kelembagaan lokal.
Sosialisasi ini juga mengulas aspek teknis pengusulan: kriteria pengusul, target luaran, penilaian subproposal, serta mekanisme program. Dalam ketentuan resmi, pengusulan proposal perguruan tinggi dan subproposal ormawa dilakukan secara daring melalui laman PPK Ormawa dengan akun operator di masing-masing perguruan tinggi. Selain itu, program ini ditujukan untuk mahasiswa program sarjana dan diploma yang aktif serta terdaftar pada PDDikti.
Untuk membantu ormawa menyiapkan jadwal kerja, materi juga menyinggung garis waktu utama PPK Ormawa 2026. Dalam ketentuan yang beredar, pendaftaran prasubproposal dilakukan pada 9 Februari–17 Maret 2026 pukul 17.00 WIB, sedangkan unggah berita acara seleksi internal perguruan tinggi beserta dokumen pengusulan paling lambat 31 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
UPNVJ menegaskan bahwa penguatan kapasitas ormawa melalui PPK Ormawa sejalan dengan arah kebijakan universitas dalam mendorong program kemahasiswaan yang berdampak. Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm sebelumnya menekankan agar program ormawa tahun 2026 “harus membawa dampak nyata, bersinergi, serta berkolaborasi dengan mengedepankan nilai-nilai bela negara.” Melalui sosialisasi ini, UPNVJ berharap ormawa semakin siap menyusun program yang terukur, akuntabel, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sasaran.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Disa Prihantini | Penyelaras Bahasa: F. Noor | Foto: Bambang Suryoprayogo