HumasUPNVJ – Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Bhinneka Tunggal Ika saat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengukuhkan Prof. Dianwicaksih Arieftiara, S.E., Ak., M.Ak., CA., CSRS sebagai Guru Besar dalam bidang Kepakaran Akuntansi Keberlanjutan pada Selasa, 8 April 2026. Momentum ini tidak hanya menjadi penanda capaian akademik tertinggi bagi Prof. Dian, tetapi juga mempertegas komitmen UPNVJ dalam memperkuat peran keilmuan yang relevan dengan isu keberlanjutan di tengah tantangan krisis ekologis.
Pengukuhan dilaksanakan di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika dan dilakukan langsung oleh Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm. Dalam sambutannya, Prof. Venus menyampaikan apresiasi atas capaian Prof. Dian yang berhasil meraih jabatan akademik tertinggi di usia relatif muda, “Alhamdulillah hari ini kita mengukuhkan satu Guru Besar yang usianya relative muda untuk usia Guru Besar di UPNVJ. Luar biasa. Kita ucapkan selamat kepada Prof. Dianwicaksih Arieftiara, S.E., Ak., M.Ak., CA., CSRS dengan bidang Kepakaran Akuntansi Keberlanjutan.”
Pencapaian tersebut dinilai sebagai wujud komitmen keilmuan dan ketekunan dalam meniti karier akademik. Prof. Venus juga mendorong dosen di lingkungan UPNVJ untuk menyusun peta jalan karier akademik guna mencapai jabatan Guru Besar.
Lebih lanjut, Prof. Venus menegaskan bahwa universitas merupakan komunitas ilmiah yang berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban. “Perguruan tinggi adalah ruang lahirnya gagasan dan inovasi. Guru Besar memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga marwah institusi ilmiah sekaligus membangun budaya akademik yang kuat,” tegasnya.
Dalam momen membanggakan ini, Prof. Venus juga menyoroti lima peran utama Guru Besar, yakni kontribusi terhadap reputasi akademik melalui publikasi ilmiah dan sitasi, menjadi teladan dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, membangun jejaring keilmuan dan membina dosen muda, menginternalisasi nilai-nilai dasar universitas, serta memperkuat kompetensi pedagogis, sosial, dan kepribadian.
Sebelum prosesi pengalungan sleber Guru Besar, Prof. Dian berkesempatan menyampaikan orasi ilmiah berjudul Bela Negara Berbasis Keberlanjutan: Dari Laporan ESG Simbolis ke Laporan ESG Substantif di Era Krisis Ekologis Indonesia di hadapan para tamu undangan. Orasi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas meningkatnya kerusakan ekologis di Indonesia yang tidak selalu sejalan dengan praktik pelaporan keberlanjutan perusahaan.
Prof. Dian mengangkat pertanyaan kritis mengenai fungsi laporan Environmental, Social, and Governance (ESG), apakah benar menjadi alat akuntabilitas atau justru sekadar legitimasi simbolik. Ia menekankan bahwa akuntansi keberlanjutan memiliki peran penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keandalan informasi melalui pengukuran yang tepat, pengungkapan yang jujur, dan mekanisme assurance yang independen.
Lebih jauh, ia menempatkan isu keberlanjutan sebagai bagian dari upaya bela negara. Dalam konteks Indonesia yang kaya sumber daya alam namun rentan terhadap krisis ekologis, menjaga tata kelola lingkungan dan sosial dinilai sebagai tanggung jawab kolektif demi keberlanjutan bangsa.
Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi UPNVJ dalam memperkuat kontribusi akademik di bidang akuntansi keberlanjutan sekaligus mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global dan nasional.