UPNVJ dan Nusantara One Percepat Program Riset dan Inovasi Berdampak Nusantara

IMG_5380.JPG

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperkuat tindak lanjut kerja sama strategis dengan Nusantara One melalui pertemuan lanjutan di Ruang Rektor UPNVJ, Rabu, 6 Mei 2026. Pertemuan ini membahas percepatan implementasi Nota Kesepahaman tentang Program Riset dan Inovasi Berdampak Nusantara, yang diarahkan untuk menghasilkan kolaborasi riset, inovasi, dan publikasi berdampak bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, yang didampingi Prof. Dr. Acim Heri Iswanto, bersama Dr. Charles Bonar Sirait selaku Founding Chairman Nusantara One. 

Kerja sama UPNVJ dan Nusantara One tertuang dalam Nota Kesepahaman bernomor 002/NUSANTARAONE-03/2026 dan 30/UN61/KS.00.00/2026 tertanggal 16 Februari 2026. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan riset dan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan, target Sustainable Development Goals atau SDGs, serta agenda Net Zero Emissions 2060.

Sebelum pertemuan lanjutan ini, kedua pihak telah membangun komunikasi intensif melalui sejumlah korespondensi resmi. Di antaranya surat Rektor UPNVJ bernomor 612/UN61/TU/2026 tertanggal 26 Januari 2026 serta surat tanggapan positif bernomor 1020/UN61/TU/2026 tertanggal 18 Februari 2026. Dukungan lintas sektor juga mulai terbuka, salah satunya melalui undangan diskusi dari BPH Migas terkait penguatan program tersebut.


Dalam pertemuan tersebut, UPNVJ dan Nusantara One menyepakati sejumlah langkah strategis. Beberapa agenda prioritas yang dibahas meliputi percepatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebelum 17 Agustus 2026, pembentukan Gugus Kerja Program paling lambat 10 Mei 2026, serta penyusunan strategi publikasi nasional yang direncanakan mulai Agustus 2026 melalui kolaborasi dengan berbagai media nasional.

UPNVJ juga akan menyiapkan dukungan kelembagaan dan sumber daya untuk memastikan program berjalan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup pembentukan sekretariat bersama, penguatan tim pelaksana, serta penyusunan mekanisme kerja agar implementasi program dapat berjalan mandiri sejak Mei 2026.

Gugus Kerja Program nantinya akan berperan aktif dalam membangun kemitraan dengan kementerian, lembaga, dunia usaha, komunitas riset, serta pemangku kepentingan strategis lain. Melalui pola kolaborasi tersebut, Program Riset dan Inovasi Berdampak Nusantara diharapkan tidak hanya menghasilkan gagasan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pemecahan persoalan nasional.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai penggerak inovasi nasional.
“UPNVJ menyambut baik dan berkomitmen penuh terhadap keberlanjutan kerja sama dengan Nusantara One. Program Riset dan Inovasi Berdampak Nusantara ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Kami akan memastikan seluruh tindak lanjut, termasuk pembentukan gugus kerja dan penguatan kolaborasi lintas sektor, berjalan tepat waktu dan terarah,” ujar Prof. Venus.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai institusi pembina dalam mendukung keberhasilan implementasi program secara berkelanjutan. Menurutnya, riset perguruan tinggi perlu diarahkan agar semakin relevan dengan kebutuhan bangsa, memperkuat daya saing nasional, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

IMG_5397.JPG

Sementara itu, Dr. Charles Bonar Sirait menegaskan kesiapan Nusantara One untuk terus memperkuat kolaborasi dengan UPNVJ. Menurutnya, kerja sama ini membuka ruang bagi lahirnya berbagai inisiatif strategis yang berdampak luas, terutama dalam mendorong keterlibatan generasi muda dan memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Sebagai langkah berikutnya, pertemuan lanjutan akan dilakukan secara berkala. Agenda koordinasi Gugus Kerja dijadwalkan mulai paling lambat 20 Mei 2026 untuk mematangkan strategi implementasi, memperjelas pembagian peran, serta menyiapkan rencana aksi program.

Nusantara One merupakan inisiatif yang digagas Dr. Charles Bonar Sirait sebagai platform kolaborasi lintas sektor. Inisiatif ini berfokus pada penguatan kesadaran generasi muda terhadap isu pembangunan berkelanjutan, energi bersih, perubahan iklim, pendidikan, serta inovasi berbasis teknologi.

Dengan visi “Empowering Indonesia to a Sustainable Future”, Nusantara One berkomitmen menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem inovasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masa depan Indonesia.


Melalui kerja sama ini, UPNVJ meneguhkan posisinya sebagai kampus bela negara yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Techno Patriot Jadi Semangat Dies Natalis ke-31 FIK UPNVJ untuk Perkuat Bakti Teknologi bagi Negeri

Berita Selanjutnya

Rektor UPNVJ Apresiasi Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang Kenalkan Kampus Lewat Konten Video TikTok