HumasUPNVJ – Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, mendorong Fakultas Kedokteran (FK) memperkuat inovasi pendidikan, penelitian, dan tata kelola yang memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda Tour Fakultas di Ruang Dekanat FK UPNVJ, Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara pimpinan universitas dan fakultas dalam mewujudkan UPNVJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.
Dalam pertemuan tersebut, Dekan FK UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., M.H., CIPA, memaparkan konsep Human-Centered Medical Education Ecosystem. Konsep itu menempatkan manusia sebagai pusat ekosistem pendidikan kedokteran melalui interaksi dinamis antara mahasiswa, dosen, rumah sakit pendidikan, penelitian, budaya akademik, teknologi, jejaring, dan masyarakat.
Ekosistem tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan, penelitian, dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. FK UPNVJ juga mengembangkan paradigma From Academic Achievement to Societal Health Impact yang menegaskan bahwa keberhasilan fakultas tidak hanya diukur berdasarkan capaian akademik, tetapi juga kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan kesehatan.
Menanggapi pemaparan tersebut, Prof. Anter Venus mengapresiasi berbagai terobosan yang dikembangkan FK UPNVJ. Menurutnya, universitas terus memberikan ruang kepada setiap fakultas untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan karakteristik keilmuan dan kebutuhan organisasinya.
“Universitas selalu memberikan ruang bagi setiap fakultas untuk berinovasi, mulai dari pembinaan karakter mahasiswa, peningkatan prestasi, hingga pengembangan sistem kerja yang lebih efektif. Gagasan yang dipaparkan Fakultas Kedokteran sangat baik dan perlu terus dikembangkan,” kata Prof. Anter Venus.
Rektor menilai inovasi perlu memperoleh porsi lebih kuat dalam pengukuran kinerja fakultas. Inovasi tidak terbatas pada produk penelitian, tetapi juga mencakup sistem, aplikasi, metode pembelajaran, dan model pengelolaan yang mampu meningkatkan efektivitas organisasi.
“Inovasi perlu menjadi salah satu indikator penting. Setiap fakultas memiliki karakter inovasinya masing-masing. Fakultas Kedokteran telah menunjukkan pengembangan sistem dan pendekatan yang menarik. Praktik baik tersebut berpotensi direplikasi di fakultas lain untuk memperkuat transformasi institusi secara menyeluruh,” ujarnya.
Prof. Anter Venus menegaskan bahwa arah pengembangan pendidikan tinggi saat ini harus berorientasi pada manfaat dan dampak. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan prestasi akademik yang baik, tetapi juga harus membekali mereka dengan kompetensi untuk memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat.
“Keunggulan perguruan tinggi tidak lagi semata-mata diukur dari capaian akademik. Hal yang lebih penting adalah bagaimana lulusan, dosen, penelitian, dan inovasi mampu memberikan dampak nyata, menyelesaikan persoalan masyarakat, serta menghadirkan solusi di berbagai bidang, termasuk kesehatan,” tuturnya.
Forum Tour Fakultas juga membahas sejumlah isu strategis pengembangan sumber daya manusia dan penyelesaian administrasi kepegawaian. Rektor memastikan universitas terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar setiap proses dilaksanakan sesuai dengan ketentuan serta tetap mempertimbangkan prinsip keadilan dan kemanusiaan.
“Dalam setiap kebijakan, kita tidak boleh hanya melihat aspek administratif dan teknis. Esensi utamanya adalah memastikan kebijakan tersebut memberikan keadilan dan kebermanfaatan bagi seluruh sivitas akademika. Karena itu, berbagai upaya terus kami lakukan untuk memperoleh solusi terbaik melalui koordinasi dan komunikasi yang konstruktif,” jelasnya.
UPNVJ, lanjut Rektor, akan terus membuka ruang dialog serta mengupayakan alternatif penyelesaian terhadap berbagai tantangan yang dihadapi institusi. Seluruh langkah tersebut dilakukan dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
“Kami optimistis selalu ada ruang untuk menemukan titik temu. Selama masih terdapat peluang yang sesuai dengan ketentuan, universitas akan terus memperjuangkannya demi kepentingan sivitas akademika dan kemajuan institusi,” katanya.
Melalui agenda Tour Fakultas, UPNVJ memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pimpinan universitas dan fakultas dalam merumuskan kebijakan strategis. Rektor berharap sinergi tersebut mempercepat pengembangan FK UPNVJ sebagai institusi pendidikan kedokteran yang humanis, inovatif, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.