UPNVJ dan MPR RI Tanamkan Nilai Pancasila kepada 250 Sivitas Akademika

IMG_9551.JPG

HumasUPNVJ —Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Resonansi menyelenggarakan Seminar Nasional Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta dari unsur sivitas akademika dan perwakilan mahasiswa tersebut bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus penerapan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, mengatakan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI harus dihayati dan diterapkan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Lagu yang kita nyanyikan bersama telah menggambarkan nilai-nilai Empat Pilar yang menjadi fondasi negara. Sosialisasi Empat Pilar harus menjadi ruang yang benar-benar menghidupi nilai-nilai tersebut,” ujar Prof. Venus saat membuka kegiatan.

Ia menegaskan bahwa penguatan identitas kebangsaan semakin penting di tengah perkembangan global dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Menurutnya, kemajuan dan keterbukaan terhadap dunia harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga persatuan Indonesia.

“Di tengah era internasionalisasi, negara akan tetap kuat apabila kita bersama-sama konsisten menjaga persatuan dan meyakini bahwa NKRI adalah harga mati. Kehadiran para narasumber hari ini diharapkan semakin memperkuat komitmen kita untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar MPR RI, Ferdiansyah, S.E., M.M., kemudian menyampaikan materi mengenai Empat Pilar MPR RI yang mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.

Ferdiansyah menekankan bahwa pemahaman terhadap keempat pilar tersebut perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Implementasi nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi landasan penting untuk menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, dan menghadapi berbagai perubahan sosial.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, S.E., M.Si., hadir sebagai pembicara kunci dengan membawakan materi bertema “Pancasila Bukan Dibumikan, tetapi Ditumbuhkan”.

Dalam paparannya, Sarmuji menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya disampaikan melalui kegiatan sosialisasi. Nilai-nilainya harus terus ditumbuhkan melalui keteladanan dan praktik nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Penyelenggaraan seminar nasional ini menjadi bagian dari komitmen UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara dalam memperkuat karakter kebangsaan sivitas akademika. 

Melalui pendidikan, dialog, dan keteladanan, UPNVJ mendorong mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan global tanpa kehilangan identitas, persatuan, dan tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia.
 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Rektor UPNVJ: Jangan Sampai Empat Pilar Jadi Halusinasi

Berita Selanjutnya

Ferdiansyah Dorong Generasi Muda Amalkan Empat Pilar MPR RI di Tengah Tantangan Zaman