HumasUPNVJ – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, Ph.D. membekali 4.612 mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) tentang pentingnya memiliki wawasan global tanpa meninggalkan karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Pesan tersebut disampaikan melalui materi bertajuk “Global Citizen: Berpikir Mendunia, Berkarakter Indonesia” dalam hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UPNVJ 2026. Kehadiran Menaker menjadi bagian dari pembekalan awal UPNVJ untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan zaman sekaligus memperkuat karakter Bela Negara.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Yassierli menekankan pentingnya generasi muda mempersiapkan diri menjadi manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia, namun tetap memiliki karakter kuat sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Melalui konsep global citizen, mahasiswa didorong untuk memperluas cara pandang, memahami perubahan lingkungan global, serta membangun kapasitas diri yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan. Namun, kemampuan melihat dunia secara luas harus berjalan beriringan dengan integritas, nilai kebangsaan, tanggung jawab, serta kesadaran untuk memberikan kontribusi kepada Indonesia.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan bagi mahasiswa yang akan menghadapi lingkungan pendidikan dan dunia kerja yang terus berubah. Perkembangan teknologi, transformasi industri, serta perubahan kebutuhan kompetensi membuat generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik.
Sebagai Menteri Ketenagakerjaan sekaligus akademisi, Yassierli memiliki perhatian terhadap pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kementerian Ketenagakerjaan juga menempatkan peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri sebagai bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia.
Latar belakang akademiknya turut memperkuat perspektif yang disampaikan kepada mahasiswa. Yassierli tercatat sebagai Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) pada bidang ergonomi, rekayasa kerja, dan keselamatan kerja. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral di Virginia Polytechnic Institute and State University, Amerika Serikat.
Kehadiran Menaker dalam PKKMB UPNVJ 2026 sekaligus membuka perspektif mahasiswa bahwa perjalanan selama berada di perguruan tinggi perlu dimanfaatkan bukan hanya untuk mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk kualitas diri. Mahasiswa perlu mulai mengenali kemampuan, mengembangkan kompetensi, membangun jejaring, serta membiasakan diri berpikir kritis terhadap perubahan yang berlangsung di tingkat nasional maupun global.
Semangat tersebut selaras dengan tema PKKMB UPNVJ 2026, “Muda Berkarakter Bela Negara, Berdampak Nyata untuk Bangsa.” UPNVJ merancang PKKMB sebagai ruang pengenalan kehidupan perguruan tinggi sekaligus pembekalan bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, memahami nilai kebangsaan, serta mengembangkan karakter dan kompetensi menghadapi perubahan zaman.
Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. menegaskan bahwa PKKMB menjadi fondasi awal bagi mahasiswa untuk memahami lingkungan akademik sekaligus nilai-nilai yang dikembangkan UPNVJ. Menurutnya, nilai Bela Negara harus diwujudkan secara kontekstual melalui integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, semangat belajar, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman awal yang positif dan memiliki kesiapan untuk tumbuh, belajar, serta berkontribusi sesuai bidang masing-masing,” ujar Venus.
Melalui pembekalan dari Menaker Yassierli, UPNVJ berharap mahasiswa baru semakin memahami bahwa menjadi generasi berdaya saing global bukan berarti meninggalkan identitas nasional. Sebaliknya, wawasan mendunia, kompetensi yang kuat, integritas, dan karakter Indonesia menjadi modal penting bagi mahasiswa UPNVJ untuk tumbuh menjadi generasi Bela Negara yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi bangsa.