HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bekerja sama dengan Universitas Lampung (Unila) dan Inisiatif Lampung Sehat (ILS) menyelenggarakan pelatihan pencegahan serta penanganan awal luka dan cedera bagi nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Rangkaian kegiatan yang dimulai pada Kamis, 30 Juli 2026, tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja di laut. Sebanyak 30 nelayan aktif menjadi sasaran pelatihan dan simulasi pertolongan pertama yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026.
Program bertajuk “Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Awal Luka dan Cedera pada Nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih” ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPNVJ yang dipimpin Ns. Lina Berliana Togatorop, M.Kep. sebagai ketua tim.
Tim tersebut beranggotakan Ns. Susiana Jansen, M.Kep., Sp.Kep.An.; Andy Sirada, S.S.T., M.Fis.; Nanang Nasrulloh, S.T.P., M.Si.; Dr. Lusyta Puri A., M.Kes.; dan Mona Oktarina, Ftr., M.Biomed. Mereka membawa kepakaran dari bidang keperawatan, fisioterapi, kesehatan, dan ilmu terapan untuk menjawab kebutuhan keselamatan kerja masyarakat pesisir.
Rangkaian program diawali dengan pertemuan Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPNVJ bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unila, Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.I.P. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antarinstitusi dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Maulana memaparkan perkembangan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Unila. Ia juga menyampaikan perkembangan Unila sebagai lokasi *National Cassava Center* atau Pusat Singkong Nasional yang diresmikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.
LPPM Unila menyambut baik kegiatan yang digagas UPNVJ dan berharap kolaborasi tersebut dapat dilanjutkan melalui program-program pengabdian yang berkesinambungan. Kerja sama lintas perguruan tinggi dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat penelitian dan kepakaran akademik, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi risiko kesehatan dan keselamatan kerja.
Selain menggandeng Unila, UPNVJ melibatkan ILS sebagai lembaga swadaya masyarakat lokal yang memiliki pengalaman pendampingan kesehatan di Lampung. Keterlibatan mitra lokal membantu tim memahami kondisi lapangan, karakteristik pekerjaan nelayan, serta kebutuhan pertolongan pertama yang relevan dengan aktivitas di laut.
Melalui pendampingan fasilitator dari ILS, para nelayan dibekali materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta keterampilan teknis untuk menghadapi keadaan darurat. Materi pelatihan mencakup penanganan perdarahan, pertolongan awal pada patah tulang, penanganan luka, serta prosedur pertolongan pertama ketika kecelakaan terjadi di laut.
Pelatihan tidak hanya disampaikan melalui pemaparan materi, tetapi juga melalui simulasi agar peserta mampu mempraktikkan langkah-langkah pertolongan secara tepat. Pendekatan tersebut diperlukan karena nelayan kerap bekerja jauh dari fasilitas kesehatan dan menghadapi keterbatasan akses terhadap tenaga medis ketika kecelakaan terjadi.
Kemampuan memberikan pertolongan pertama diharapkan dapat mengurangi tingkat keparahan cedera sebelum korban memperoleh penanganan medis lanjutan. Pengetahuan tersebut juga dapat membantu nelayan membangun budaya kerja yang lebih aman, mengenali potensi bahaya, dan menyiapkan perlengkapan pertolongan pertama sebelum melaut.
Kolaborasi UPNVJ, Unila, dan ILS menjadi bentuk dukungan perguruan tinggi terhadap pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai program strategis nasional. Penguatan kapasitas nelayan di bidang kesehatan dan keselamatan kerja diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Program ini juga mendukung pencapaian *Sustainable Development Goals* (SDGs), terutama tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan kedelapan mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Bagi UPNVJ, kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada penyampaian pengetahuan, tetapi harus menghasilkan keterampilan praktis, kemitraan berkelanjutan, dan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Disa Prihantini | Penyelaras Bahasa: F. Noor