LPPM UPNVJ Perkuat Hilirisasi Riset Dosen dari Prototipe Menuju Penerapan

HumasUPNVJ - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperkuat kapasitas dosen dalam membawa hasil penelitian menuju tahap penerapan melalui Workshop Hilirisasi Riset Pengujian Prototipe, Selasa (1/9/2026). Bertempat di Ruang Rapat Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UPNVJ, kegiatan bertajuk “Strategi Pengusulan Program Hilirisasi Riset Prioritas” tersebut membekali peneliti dengan strategi menyiapkan model dan prototipe agar memiliki arah pengembangan, sasaran pengguna, serta peluang implementasi yang lebih jelas.

Workshop menjadi bagian dari rangkaian hari kedua Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan UPNVJ Tahun 2026. Kegiatan diikuti dosen dari berbagai bidang keilmuan yang tengah mengembangkan penelitian dan memiliki potensi untuk melanjutkan hasil risetnya ke tahap pengujian maupun hilirisasi.

Hilirisasi menjadi tahapan penting agar penelitian perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi, laporan, atau prototipe. Hasil riset perlu diuji dan dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna sehingga berpeluang menjadi inovasi, produk, layanan, maupun model yang dapat diterapkan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, LPPM UPNVJ menghadirkan Ir. Andri Ulus Rahayu, M.T. sebagai narasumber. Melalui materi “Strategi Pengusulan Program Hilirisasi Riset Prioritas Pengujian Model dan Prototipe”, ia mengulas sejumlah aspek yang perlu diperhatikan peneliti dalam menyiapkan usulan hilirisasi, mulai dari arah pengembangan hingga kesiapan hasil penelitian menuju tahap penerapan.

Pembahasan tersebut menekankan bahwa proses hilirisasi membutuhkan perencanaan yang matang. Model maupun prototipe tidak cukup hanya memiliki kekuatan akademik, tetapi juga perlu menjawab persoalan nyata, memiliki calon pengguna yang teridentifikasi, serta menunjukkan kemungkinan untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam skala yang lebih luas.

Diskusi berlangsung aktif ketika para dosen mengaitkan materi dengan penelitian dan prototipe yang sedang mereka kembangkan. Pertanyaan peserta antara lain berfokus pada kesiapan hasil riset menuju pengujian, penyusunan strategi pengembangan, serta langkah yang diperlukan agar inovasi dapat bergerak dari lingkungan akademik menuju pemanfaatan nyata.

Melalui forum tersebut, LPPM UPNVJ juga memperkuat keterhubungan antara penelitian, inovasi, dan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini sejalan dengan tema Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan UPNVJ 2026, yakni “Membangun Ekosistem Riset, Pengabdian, dan Kewirausahaan yang Berdampak”, yang menempatkan hilirisasi sebagai salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem akademik produktif dan berorientasi pada manfaat.

Penguatan hilirisasi tersebut sekaligus mendukung arah UPNVJ dalam mendorong penelitian yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga solusi terhadap persoalan masyarakat. Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. menempatkan penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian penting dari pengembangan UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara, dengan kontribusi nyata sivitas akademika melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi persoalan bangsa. Dengan demikian, peningkatan kesiapan prototipe menuju penerapan menjadi salah satu jalan agar riset UPNVJ semakin berdampak dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Berita Sebelumnya

UPNVJ Dorong Riset Jadi Dasar Kebijakan Pemulihan Bencana

Berita Selanjutnya

Respons Cepat Dampak Erupsi, Wakil Rektor III UPNVJ Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Kampus