UPNVJ Perkuat Diplomasi Pendidikan dengan Pemerintah Provinsi Pattani di INSPIRE Forum 2026

HumasUPNVJ – Pattani, Thailand Selatan. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperkuat diplomasi pendidikan internasional melalui pertemuan dengan Sub. Lieutenant Sombat Singkarn, Deputy Governor of Pattani Province, dalam rangkaian kegiatan Indonesia Education Fair and INSPIRE Forum 2026 yang berlangsung di C.S. Pattani Hotel, Thailand Selatan, Selasa (1/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda hari pertama INSPIRE Forum 2026 yang mempertemukan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan institusi pendidikan Indonesia-Thailand untuk membangun kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm. bersama delegasi UPNVJ berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi Pattani mengenai peluang penguatan hubungan akademik yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Venus menyampaikan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi harus diarahkan pada kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar hubungan formal antarlembaga.

“Kerja sama internasional bukan hanya membangun hubungan antar-institusi, tetapi bagaimana pengetahuan dan kompetensi akademik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran sebagai penghubung antarmasyarakat melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian,” ujar Venus.

Dalam kesempatan tersebut, UPNVJ juga memperkenalkan identitasnya sebagai Kampus Bela Negara yang mengembangkan nilai Bela Negara dalam konteks modern melalui kontribusi akademik, sosial, dan kemanusiaan.

Menurut Venus, konsep Bela Negara saat ini tidak hanya berkaitan dengan pertahanan negara, tetapi juga diwujudkan melalui kemampuan sivitas akademika dalam memberikan kontribusi berbasis ilmu pengetahuan dan keahlian.

“Bela Negara berdampak adalah bagaimana sivitas akademika menggunakan kompetensi yang dimiliki untuk menghadirkan manfaat, membangun kolaborasi, serta memberikan solusi terhadap berbagai tantangan masyarakat,” jelasnya.

Pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Pattani menjadi salah satu momentum strategis dalam memperkuat hubungan pendidikan Indonesia dan Thailand. INSPIRE Forum 2026 menjadi wadah pertukaran gagasan yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari kedua negara, termasuk perwakilan pemerintah, perguruan tinggi, dan institusi pendidikan.

Dalam forum tersebut turut dipaparkan perkembangan hubungan pendidikan Indonesia-Thailand, termasuk mobilitas mahasiswa dan akademisi. Saat ini tercatat 795 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan penuh waktu di Thailand serta 42 akademisi Indonesia beraktivitas sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi Thailand.

Kolaborasi pendidikan kedua negara telah berkembang dalam berbagai bentuk, mulai dari pertukaran mahasiswa, mobilitas akademisi, kuliah bersama, program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), hingga kerja sama kelembagaan antarperguruan tinggi.

UPNVJ melihat hubungan pendidikan Indonesia-Thailand sebagai peluang strategis untuk memperluas jejaring akademik regional. Melalui penguatan kerja sama internasional, universitas berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, membuka pengalaman global bagi mahasiswa, serta menghadirkan kontribusi perguruan tinggi Indonesia di tingkat Asia Tenggara.

Bagi Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., internasionalisasi harus tetap berpijak pada nilai kebermanfaatan. Pendidikan tinggi tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan antarmasyarakat dan menghadirkan solusi bersama bagi Indonesia dan Thailand.

Berita Sebelumnya

UPNVJ Teken MoU dengan Prince of Songkla University Thailand, Buka Peluang Double Degree dan Riset Bersama

Berita Selanjutnya

Pekan Penelitian, Pengabdian, dan Kewirausahaan UPNVJ 2026 Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi Berdampak