Pekan Penelitian, Pengabdian, dan Kewirausahaan UPNVJ 2026 Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi Berdampak

HumasUPNVJ -  Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melanjutkan rangkaian Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan UPNVJ 2026 dengan menghadirkan sejumlah agenda strategis pada hari kedua, Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung MERCe UPNVJ, Kampus Limo, Depok, serta secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan seminar nasional, webinar, dan workshop yang membahas isu kewarganegaraan, kesehatan preventif, pemulihan bencana, hingga strategi hilirisasi hasil riset.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UPNVJ dalam memperkuat ekosistem akademik melalui pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu agenda utama hari kedua adalah National Seminar of Citizenship and Human Rights bertema “Building Resilience against Resistance to Academic Freedom as a Decline of Civil Liberties”. Seminar ini menghadirkan M. Rizky Yudha Prawira, S.H., M.H.; Annie Pohlman, Ph.D. dari University of Queensland; serta Emmanuel Josafat Tular, S.IP., M.Si. dari Tenaga Ahli DPR Komisi 3 sebagai narasumber.

Forum tersebut membahas dinamika kewarganegaraan dan hak asasi manusia, khususnya terkait tantangan terhadap kebebasan akademik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Diskusi ini menyoroti pentingnya membangun ketahanan sosial dan intelektual dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.

Pada agenda lain, UPNVJ juga menghadirkan webinar bertajuk “Exploring the Potential of Moringa Oleifera in Preventive Health: From Stunting Intervention to Cardiometabolic Aging Perspectives”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Tiwuk Susantiningsih, M.Biomed. yang membahas potensi tanaman kelor (Moringa oleifera) dalam mendukung kesehatan preventif.

Pembahasan dalam webinar tersebut mencakup pemanfaatan kelor dalam intervensi stunting hingga perspektif kesehatan kardiometabolik dan proses penuaan. Kajian ini memperlihatkan peran riset kesehatan dalam memberikan alternatif solusi terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat.

Selain itu, rangkaian kegiatan hari kedua juga menghadirkan Webinar Nasional “Peran Akademisi dalam Pemulihan Bencana” dengan narasumber Prof. Dr. dr. Basuki Suparnoto, Sp.OT, FICS, MARS; Dr. Henri Togar Hashiolan Tambunan, S.E., M.A.; serta Prof. Dr. Ir. Ella Meilinda, S.T., M.T., IPU.

Forum tersebut mengangkat peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan pascabencana melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat. Akademisi dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan keilmuan, kegiatan hari kedua juga memperkuat aspek hilirisasi penelitian melalui Workshop Hilirisasi Riset Pengujian Prototype bertema “Strategi Pengusulan Program Hilirisasi Riset Prioritas”. Workshop yang menghadirkan Ir. Andri Ulus Rahayu, M.T. ini memberikan pemahaman kepada sivitas akademika mengenai strategi pengembangan hasil penelitian agar dapat diterapkan dan memberikan nilai manfaat lebih luas.

Melalui penyelenggaraan Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan UPNVJ 2026, universitas terus mendorong transformasi budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi peneliti, akademisi, mahasiswa, pemerintah, praktisi, serta mitra strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rektor UPN “Veteran” Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menegaskan bahwa penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari arah pengembangan UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara. Menurutnya, nilai bela negara dalam konteks perguruan tinggi diwujudkan melalui kontribusi nyata sivitas akademika dalam menciptakan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Berita Sebelumnya

UPNVJ Perkuat Diplomasi Pendidikan dengan Pemerintah Provinsi Pattani di INSPIRE Forum 2026