Wisuda Ke-77 UPNVJ, Rektor Anter Venus Dorong 1.944 Lulusan Berdaulat atas Pengetahuan di Era AI

HumasUPNVJ –  Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melantik 1.944 lulusan dalam Wisuda Diploma, Sarjana, Magister, dan Profesi Ke-77 Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (12/9/2026). Di hadapan para wisudawan, Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. menekankan pentingnya membangun kedaulatan pengetahuan di era kecerdasan artifisial (AI) agar lulusan tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu berpikir kritis, memverifikasi informasi, menciptakan pengetahuan, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab bagi masyarakat dan bangsa.

Sebanyak 1.944 lulusan tersebut terdiri atas 326 lulusan Program Diploma Tiga, 1.458 lulusan Program Sarjana, 107 lulusan Program Magister, dan 53 lulusan Program Profesi. Venus menyampaikan bahwa kelulusan bukan hanya hasil kerja keras mahasiswa, tetapi juga buah dari dukungan, pengorbanan, dan doa keluarga selama proses pendidikan.

Dalam sambutannya, Venus menyoroti perubahan besar yang sedang berlangsung akibat perkembangan AI. Menurutnya, AI tidak lagi dapat dipandang sebagai teknologi masa depan karena telah menjadi bagian dari kehidupan saat ini, mulai dari proses belajar, bekerja, berkomunikasi, melakukan penelitian, mengambil keputusan, hingga menciptakan pengetahuan baru.

Karena itu, ia mengajak para lulusan melihat persoalan AI dari sudut yang lebih mendasar. Pertanyaannya bukan lagi sebatas kesiapan menggunakan teknologi, melainkan kemampuan manusia untuk tetap memiliki kendali terhadap pengetahuan di tengah semakin besarnya peran AI.

“Apakah kita mampu tetap berdaulat atas pengetahuan kita di tengah semakin besarnya peran AI?” ujar Venus dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, kedaulatan pengetahuan berarti kemampuan untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi dan pengguna teknologi. Lulusan perguruan tinggi, menurut Venus, harus mampu memahami, mengkritisi, memverifikasi, menciptakan, sekaligus menentukan bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Semakin cerdas teknologi yang kita gunakan, semakin tinggi pula kualitas manusia yang harus kita bangun,” katanya.

Dunia Kerja Berubah, Lulusan Harus Terus Belajar

Perubahan teknologi, lanjut Venus, juga menggeser kebutuhan kompetensi dalam dunia kerja. Mengutip Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, ia menyebut analytical thinking sebagai salah satu keterampilan inti yang dibutuhkan organisasi, disusul kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, kreativitas, hingga penguasaan AI dan data.

Menjelang 2030, keterampilan terkait AI dan big data, jaringan dan keamanan siber, serta literasi teknologi diproyeksikan tumbuh semakin cepat. Kondisi tersebut menjadi alasan bagi lulusan untuk tidak berhenti meningkatkan kapasitas setelah memperoleh ijazah.

Menurut Venus, kemampuan teknis yang dianggap unggul hari ini dapat berubah menjadi keterampilan dasar pada masa mendatang. Karena itu, kemampuan berpikir analitis, memecahkan masalah, beradaptasi, berkolaborasi, berkomunikasi, memimpin, dan menciptakan gagasan baru perlu terus dikembangkan.

“Gelar akademik membawa Saudara memasuki dunia kerja, tetapi kemampuan untuk terus belajar akan menentukan seberapa jauh Saudara dapat melangkah di dalamnya,” ujarnya.

Bukan Sekadar AI Users

Venus juga menegaskan bahwa UPNVJ tidak ingin para lulusannya hanya menjadi AI users. Lulusan diharapkan tumbuh menjadi AI-enabled professionals, yakni profesional yang mampu memanfaatkan AI untuk memperbesar kapasitas berpikir dan berkarya tanpa menyerahkan daya kritis serta tanggung jawab kepada mesin.

Ia mengingatkan agar AI digunakan untuk mempercepat pekerjaan tanpa membuat manusia berhenti berpikir, memperluas pengetahuan tanpa mengabaikan verifikasi, serta mendorong inovasi tanpa mengorbankan integritas.

“Use AI to amplify your intelligence, not to replace your thinking,” pesan Venus.

Menurutnya, justru ketika mesin semakin mampu menangani pekerjaan teknis dan repetitif, keunggulan manusia harus semakin diperkuat melalui kreativitas, empati, kepemimpinan, komunikasi, pertimbangan etis, kolaborasi, dan kemampuan berpikir kritis.

Bela Negara Relevan di Era AI

Dalam konteks tersebut, Venus mengaitkan perkembangan teknologi dengan karakter Bela Negara yang menjadi identitas UPNVJ. Bela Negara, menurutnya, tidak hanya dimaknai sebagai kesiapan menghadapi ancaman secara fisik, tetapi juga tercermin melalui integritas, keberanian menjaga kebenaran informasi, penggunaan ilmu secara bertanggung jawab, serta penolakan terhadap penyalahgunaan teknologi.

Ketika lulusan memanfaatkan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, menciptakan inovasi yang bermanfaat, mempertahankan integritas dalam pekerjaan, dan menolak menggunakan teknologi untuk merugikan orang lain, nilai-nilai Bela Negara telah diwujudkan dalam kehidupan profesional.

Karena itu, Venus menegaskan bahwa kompetensi, karakter, dan kebermanfaatan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus menjadi satu kesatuan dalam diri lulusan UPNVJ.

Ia kemudian menitipkan tiga pesan utama kepada para lulusan: menjadi pembelajar sepanjang hayat, menjadi pengguna teknologi yang berdaulat, serta menjadi pribadi berilmu dan berkarakter. Ijazah, menurutnya, bukan tanda berakhirnya proses belajar, melainkan pintu menuju perjalanan baru yang menuntut kemampuan untuk terus membaca, bertanya, bereksplorasi, bereksperimen, dan belajar kembali.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Wisuda Ke-77 UPNVJ, “Menjadi Lulusan yang Kompeten, Berkarakter Bela Negara, dan Berdampak bagi Bangsa.” Melalui wisuda ini, UPNVJ mendorong para lulusan untuk membawa ilmu dan karakter yang telah dibangun selama di kampus ke tengah masyarakat, sekaligus tetap adaptif menghadapi perubahan teknologi dan dunia kerja.

“Selamat memasuki babak kehidupan yang baru. Selamat mengabdi, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Bawalah ilmu yang telah diperoleh, teguhkan karakter, dan jadilah insan yang senantiasa memberi manfaat di mana pun Saudara berada,” tutup Venus.

 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Disa Prihantini Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Pimpin Janji Wisudawan UPNVJ, Helga: Kehormatan Mewakili Teman-Teman di Momen Penting

Berita Selanjutnya

Dari Karya Mahardika ke Podium Wisuda, Nadia Nugrahani Pimpin Janji Wisudawan UPNVJ