HumasUPNVJ – Dua bulan persiapan dan latihan akhirnya berbuah manis bagi Yohanes Selo Malau, mahasiswa Program Studi S1 Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ). Yohanes berhasil meraih medali emas dalam ajang kejuaraan tinju amatir Rakyard Rumble x Piala Panglima TNI 2026 setelah mengalahkan lawannya dari Universitas Indonesia (UI).
Kejuaraan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ajang yang dipersembahkan Sadasport ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan di atas ring sekaligus menguji keberanian, ketangguhan fisik, mental, serta sportivitas.
Di balik medali emas yang diraihnya, Yohanes mengaku menjalani persiapan selama kurang lebih dua bulan. Masa latihan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun kesiapan fisik sekaligus kepercayaan dirinya sebelum turun ke arena pertandingan.
“Aku persiapan sekitar dua bulan agar bisa pede untuk mengikuti lombanya,” ujar Yohanes.
Dalam pertandingan, Yohanes harus berhadapan dengan atlet dari Universitas Indonesia. Alih-alih terlalu memikirkan kekuatan lawan, ia memilih untuk fokus pada hal-hal yang telah dipersiapkan selama latihan.
“Strategi yang saya siapkan, saya hanya mengandalkan doa dan membuktikan apa yang sudah saya latih,” katanya.
Bagi Yohanes, tantangan terbesar selama mengikuti kejuaraan justru bukan hanya persoalan fisik. Tekanan untuk tampil maksimal dan keinginan untuk tidak mengecewakan orang-orang terdekat menjadi ujian mental tersendiri menjelang pertandingan.
“Tantangan terbesar hanya saya takut tidak maksimal dan mengecewakan keluarga dan teman-teman,” ungkapnya.
Kekhawatiran tersebut pada akhirnya terbayar ketika Yohanes berhasil keluar sebagai juara dan membawa pulang medali emas. Prestasi itu sekaligus menjadi bentuk pembuktian atas proses latihan dan pengorbanan yang telah dijalaninya.
“Perasaan saya cukup bangga terhadap diri saya. Saya merasa semua terbayar apa yang sudah saya korbankan di tempat latihan,” ucap Yohanes.
Keberhasilan Yohanes menambah catatan prestasi mahasiswa UPNVJ di bidang olahraga. Capaian tersebut juga menunjukkan bahwa kesibukan sebagai mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk terus mengembangkan potensi dan berkompetisi di luar bidang akademik.
Menurut Yohanes, keberhasilan dalam olahraga tidak datang secara instan. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, kemauan menjalani proses, dan konsistensi dalam berlatih.
Ia pun menyampaikan pesan kepada mahasiswa UPNVJ lainnya yang ingin mengejar prestasi, khususnya di cabang olahraga tinju.
“Semua kemenangan berawal dari niat dan semangat untuk mencoba dan berlatih keras,” pesannya.
Melalui prestasi tersebut, Yohanes membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba, disiplin dalam berlatih, dan kesiapan menghadapi tekanan dapat membawa hasil membanggakan. Medali emas Rakyard Rumble x Piala Panglima TNI 2026 menjadi buah dari proses panjang sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan membawa nama UPNVJ dalam berbagai kompetisi berikutnya.