Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Semangat Patriotisme, Kegigihan, dan Empati Jadi Sorotan

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan melaksanakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus, Rabu (28/10). Upacara diikuti oleh sivitas akademika UPNVJ dengan mengenakan pakaian adat dan pakaian nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia sekaligus wujud semangat persatuan bangsa.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVJ, Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus, S.T., M.T., membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia yang berjudul “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Sambutan tersebut menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat juang, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa membangun Indonesia yang maju tidak cukup hanya dengan menghadirkan gedung-gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang melimpah. Kemajuan sejati berawal dari manusia, karakter, hati yang mencintai tanah air, jiwa yang pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.

Oleh karena itu, generasi muda sebagai penggerak masa depan bangsa perlu memiliki tiga nilai utama, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati. Patriotik berarti mencintai Indonesia tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh saat mengalami kegagalan, serta terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Sementara itu, berempati berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga mampu merasakan kesulitan orang lain dan hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Sambutan Menpora juga mengingatkan bahwa patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya. Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan kepedulian sosial.

Melalui amanat yang dibacakannya, Henry mengajak seluruh pemuda dan pemudi, khususnya di lingkungan UPNVJ, untuk menjadi generasi yang berani memimpin sekaligus bersedia melayani. Generasi muda diharapkan mampu berdiri tegak membela bangsa, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesama. Setiap ilmu, karya, dan pengorbanan hendaknya menjadi bukti nyata kecintaan terhadap Indonesia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi momentum bagi sivitas akademika UPNVJ untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan kontribusi nyata bagi bangsa. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi terus diwujudkan melalui sikap, karya, dan pengabdian generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

Berita Sebelumnya

Pengabdian Masyarakat UPNVJ Berbuah Prestasi, Raih Peringkat Keempat Penghargaan Nasional Mandaya Awards 2026

Berita Selanjutnya

Humas UPNVJ Perkuat Diseminasi Informasi KIP Kuliah melalui Rapat Koordinasi Kehumasan Kemdiktisaintek