HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) tengah menyiapkan konsep baru pengelolaan kantin di lingkungan kampus melalui pembangunan kantin bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Ditargetkan selesai pada 30 November 2026, kantin berkapasitas sekitar 200 tempat duduk tersebut dirancang bukan sekadar sebagai tempat makan, tetapi juga menjadi model pembentukan budaya makan yang tertib, sehat, bersih, dan berbudi pekerti.
Konsep tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman berbeda dari kantin kampus pada umumnya. Melalui gagasan Kantin Berbudi Pekerti, UPNVJ ingin menjadikan ruang makan sebagai bagian dari proses pendidikan karakter sivitas akademika dalam kehidupan sehari-hari.
Kantin nantinya tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan yang mencerminkan kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama.
Sejumlah aspek disiapkan sebagai fondasi tata kelola kantin. Dari sisi pelayanan, para pedagang diharapkan memberikan layanan yang sopan, ramah, dan responsif kepada pengunjung. Sementara dari sisi makanan, setiap produk diarahkan memiliki informasi yang lebih jelas mengenai kandungan nutrisi, proses pengolahan yang higienis, serta estimasi waktu penyajian sehingga konsumen memperoleh kepastian layanan.
Budaya menjaga kebersihan juga menjadi perhatian utama. Pengunjung akan didorong untuk mengembalikan sendiri piring dan peralatan makan ke tempat yang telah disediakan, membersihkan meja setelah digunakan, serta merapikan kembali kursi sebelum meninggalkan area kantin.
Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap ruang publik yang digunakan bersama.
*Kantin sebagai Ruang Literasi*
Hal lain yang membedakan kantin FEB-FISIP adalah hadirnya unsur literasi di dalam ruang makan. Berbagai informasi edukatif akan ditempatkan di sejumlah titik, seperti tata cara mencuci tangan dengan benar, informasi mengenai kuman pada tangan, informasi kalori dan aktivitas fisik, hingga pesan-pesan mengenai makna makan sehat dan perilaku makan yang baik.
Fasilitas pendukung juga akan disesuaikan dengan sistem tersebut, antara lain tempat pengembalian peralatan makan kotor serta tempat sampah terpilah untuk sisa makanan, botol, dan jenis sampah lainnya.
Untuk memastikan konsep tersebut tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, UPNVJ juga menyiapkan sistem pengelolaan dan edukasi. Pedagang akan mendapatkan pelatihan sebelum kantin mulai beroperasi, sedangkan tata tertib akan disampaikan melalui papan informasi dengan pendekatan yang persuasif dan mudah dipahami.
Pada bulan pertama operasional, tim dari fakultas bersama Badan Pengelola Usaha (BPU) UPNVJ direncanakan melakukan edukasi secara langsung kepada pengunjung maupun pedagang. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan budaya yang dirancang dapat diterapkan secara konsisten hingga menjadi kebiasaan.
*Bisa Menjadi Laboratorium Kewirausahaan*
Lebih dari sekadar fasilitas penunjang mahasiswa, kantin FEB-FISIP juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai laboratorium kewirausahaan. Tata kelola, model bisnis, pelayanan, hingga kegiatan operasional kantin dapat menjadi ruang pembelajaran yang dapat diintervensi dan dikembangkan secara akademis.
Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana suatu unit usaha dikelola, mulai dari kualitas pelayanan, pengelolaan produk, perilaku konsumen, kebersihan, hingga keberlanjutan operasional.
UPNVJ akan mendorong koordinasi antara BPU, FEB, FISIP, serta pihak terkait lainnya untuk menyiapkan sistem operasional sebelum kantin resmi digunakan.
Konsep ini sekaligus menjadi upaya UPNVJ menghadirkan fasilitas kampus yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Nantinya, kantin tersebut direncanakan membawa identitas *Kantin BUKTI* , yang merepresentasikan gagasan kantin berbudi pekerti.
Melalui kantin model tersebut, aktivitas sederhana seperti makan bersama diharapkan dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter sivitas akademika mulai dari menghargai pelayanan, memilih makanan dengan lebih sadar, menjaga kebersihan, hingga bertanggung jawab terhadap fasilitas bersama.