Siapkan Wirausaha Muda, UPT Karir UPNVJ Besama Pendiri Kopi Nyai Gelar Seminar Wirausaha Muda

5.jpg

HumasUPNVJ - Menciptakan lulusan yang berjiwa wirausaha dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dikemudian hari merupakan capaian yang diinginkan seluruh perguruan tinggi tak terkecuali UPN Veteran Jakarta. Dengan pemberian berbagai pembekalan dan memberikan berbagai peluang kepada para mahasiswa untuk tertarik dan mengembangkan ilmu di bidang wirausaha merupakan segala usaha yang dilakukan.

Dengan dasar itu, UPN Veteran Jakarta melalui UPT. Pengembangan Karir dan kewirausahaan menggelar seminar kewirausahaan mahasiswa secara daring, pada Selasa (10/11/20) dengan mengangkat tema “Siap Menjadi Wirausaha Muda Kreatif, Inovatif, dan Mandiri” bersama Ratu Nabilla pendiri Kopi Nyai.

Ratu Nabilla, berusia 32 tahun. Bekerja di dunia jurnalistik sejak 2010. Sempat bekerja di beberapa stasiun televisi hingga akhirnya bergabung dengan CNN Indonesia sebagai News Anchor sejak 5 tahun lalu, belakangan, selain News Anchor, Nabilla juga menghandle Business Development CNN Indonesia.

Dunia jurnalis banyak membawa Nabilla ke berbagai tempat dan pengalaman, seperti bertemu tokoh besar, meliput berbagai sektor; ekonomi, kemanusiaan, budaya hingga bepergian ke berbagai daerah di dalam dan luar negeri. Disamping kesibukan pekerjaanya, Nabilla juga menjalankan hobi dan menjadi pelatih tari tradisional Indonesia, sudah mengikuti berbagai festival tari di berbagai negara dibelahan dunia.

Dilatari dari kegemaran menyeruput kopi, Nabilla bersama sahabatnya mulai membuka kedai kecil-kecilan di kawasan Radio Dalam pada bulan Juli 2017 lalu. Dengan kekhasan kopi susu dengan kopi susu rasa creamy dan kental rasa kopi.

Tidak hanya sampai disitu, menurut informasi dari laman wartakota.tribunnews.com Nabilla  bersama sahabatnya memiliki ide baru untuk menyebarluaskan etnik Indonesia. Nabilla, selain bisnis, dia memiliki misi sendiri dalam membangun kedai kopi. Baginya, kedai kopi yang dibangun kini sebagai jembatan untuk menebarkan kekagumannya terhadap keragaman dan keindahan etnik Indonesia.

Dengan berbagai penngalaman yang ia miliki Ratu Nabillah pada hari ini berkesempatan berbagi pengalamannya kepada para mahasiswa UPN Veteran Jakarta.

1.jpg

Sebelumnya, dalam sambutannya wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama dr. Ria Maria Theresa menyampaikan ucapan terimakasihnya atas waktu yang diberikan untuk narasumber berbagi ilmu juga pengalamannya yan luar biasa.

“Situasi pandemic ini bukan menjadikan kita tidak bisa melakukan apapun, tetapi saat ini kondisi yang memberikan kesempatan kita untuk memikirkan dan memulai menjalankan usaha. Saya yakin Nabilla bukan seseorang yang langsung ada di tahap ini, tidak mudah dalam prosesnya suka dan duka Nabilla lewati. Tidak ada yang tidak mungkin, lakukan inovasi yang berbeda dari yang lain agar tetap bisa bertahan. Semoga usaha yang kalian yakinkan bisa terus berjalan dan jangan lupa untuk terus berinovasi” ujar dr. Ria.

Dalam seminar daring yang dihadiri 200 mahasiswa UPNVJ ini, Nabilla mengatakan “peluang itu bukan ditunggu tapi harus diciptakan” dari mana pun kita bisa belajar, tujuh karakter yang diperlukan seseorang untuk memulai bisnis pertama lakukan dengan mandiri, kreatif, mau belajar, pintar melihat peluang, focus dan semangat juga pantang menyerah.

“Jangan malu bertanya, jangan malu mencari pembelajaran dan pengalaman. miliki management skill, networking skill, dan marketing skill, Humas Skill”

Nabilla memiliki kedai kopi Nyai dengan ide menyatukan budaya Indonesia dan kopi Indonesia dan T&H Burger dengan ide makanan yang cocok dengan kultur urban.

2.jpg

“Sekarang banyak sekali pesaing, tetapi setiap orang itu punya selera masing-masing dan yang saya utamakan ialah dekorasi yang khas budaya Indonesia. Alhamdulillah sampai saat ini brand kedai kopi Nyai masih jadi favorit”

Kondisi saat ini pastinya memiliki dampak bagi Nabilla, namun dari kejadian ini membuat ia berfikir untuk tetap bisa bertahan.

“Dalam pandemic ini di kedai kopi kita membuat kemasan satu liter, ini sangat membantu untuk usaha saya, dengan order online dan memanfaatkan ojek online Alhamdulillah kopi kita bisa dinimati para pelanggan yang berada dirumah. Dalam kondisi ini muncul juga produk baru kita sehingga makin memperbanyak variasi dari menu kedai kopi”.

Mulai saat ini buat tujuan kita untuk mendapatkan pendapatan mandiri, membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi orang lain.

“Kesimpulannya jangan ragu untuk mulai bisnis, fokus pengembangan potensi diri, tentukan tujuan atur strategi, gagal adalah bagian dari proses”.

ada pesan yang Nabilla sampaikan “orang pesimis melihat kesulitasn di setiap kesempatan, orang  optimis melihat kesempatan di setiap kesulitan”.

Seminar yang bersifat dua arah ini, memberikan kesempatan para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan narasumber. Walaupun dilakukan secara daring tidak menyurutkan antuasias para mahasiswa untuk memperbanyak ilmu untuk berwirausaha.

Salah satunya Endang mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, yang menanyakan bagaimana me-manage diri saat jenuh berwirausaha. Dalam hal ini Nabilla mengatakan untuk memperbanyak networking, banyak bertanya dengan orang yang berpengalaman dan lakukan review dengan bisnis yang kita jalani.

4.jpg

 

 

Berita Sebelumnya

Mahasiswa UPNVJ Resmi Terima Bantuan Modal Wirausaha Muda Kemenpora RI 2020

Berita Selanjutnya

Pegawai UPNVJ dibekali Pelatihan Live Streaming di Tengah Pandemi Covid-19