HumasUPNVJ – Empat mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bersiap menempuh perjalanan penuh makna ke pelosok Lampung untuk membawa semangat pengabdian lintas negara.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Badan Kerja Sama PTN Wilayah Barat 2025 (BKS PTN Barat), keempat mahasiswa akan terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat bersama peserta dari lima negara, menjadi duta kampus yang siap menorehkan kontribusi nyata.
Program ini akan dilaksanakan selama satu bulan, mulai 21 Juli hingga 21 Agustus 2025, di wilayah Lampung Timur dan Pesawaran (Pulau Pahawang), dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan Universitas Lampung (Unila) sebagai tuan rumah.
Keempat mahasiswa UPNVJ yang terpilih adalah Eyglus Nabby Habakuk Djuniarta (Akuntansi, FEB), Maila Khairina Puteri Ayu Hapsari (Ilmu Gizi, FIKES), Thalita Wulan Julia Rachman (Ilmu Gizi, FIKES), dan Adhiya Faisal (Ilmu Hukum, FH). Mereka akan bergabung dalam kelompok bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta mahasiswa internasional dari Yaman, Myanmar, Palestina, Thailand, dan Zimbabwe. Tercatat KKN ini melibatkan 6 negara.
Dalam sambutan pelepasan keempat mahasiswa pada Jumat, 18 Juli 2025, Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi mahasiswa UPNVJ dalam program berskala internasional ini.
Ia menyampaikan bahwa Program KKN Internasional merupakan bentuk komitmen UPNVJ dalam mendorong mahasiswa untuk memiliki wawasan global dan membangun jejaring internasional. Selain itu, program ini juga merupakan bentuk rekognisi kampus dan kerja sama universitas yang tergabung dalam BKS-PTN Barat serta beberapa negara yang tergabung dalam KKN Internasional.
“Kehadiran kalian di tengah masyarakat lintas budaya adalah bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membentuk insan tangguh, mandiri, dan adaptif. Kami yakin, pengalaman ini akan memperkaya perspektif dan kapasitas kalian, tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen perubahan di masyarakat global,” ujar Prof. Venus.
Salah satu peserta, Eyglus Nabby dari Program Studi Akuntansi, menyatakan antusiasmenya mengikuti KKN di Desa Pugung Raharjo, Lampung Timur, dengan misi mengembangkan potensi taman prasejarah dan memperbaiki sistem pengelolaan limbah serta UMKM desa.
“Ini kesempatan luar biasa. Selain membawa nama kampus, saya bisa keluar dari zona nyaman dan berkontribusi langsung kepada masyarakat,” tutur Eyglus.
Sementara itu, Maila Khairina dan Thalita Wulan dari Ilmu Gizi akan berfokus pada pengembangan ekowisata dan edukasi gizi masyarakat di desa penyangga Taman Nasional Way Kambas dan Gunung Agung. Sedangkan Adhiya Faisal dari Ilmu Hukum akan mengembangkan produk UMKM berbahan dasar mangrove di Desa Sriminosari.
UPNVJ memberikan dukungan penuh kepada para peserta melalui akomodasi, perlengkapan lapangan, serta uang saku. Program ini juga memungkinkan mahasiswa untuk mengonversi kegiatan KKN menjadi SKS yang diakui secara akademik.
"Saya ucapkan terima kasih kepada UPNVJ karena telah memilih saya sebagai salah satu delegasi KKN Internasional BKS PTN Barat. Terima kasih juga atas segala fasilitas dan dukungan yang diberikan. Jika tidak dibantu UPNVJ, belum tentu saya bisa ikut kegiatan bermanfaat seperti ini,” ujar Adhiya.
KKN Internasional II BKS-PTN Barat tahun ini mengusung tema Developing Educotourism Villages for Climate Change Mitigation. Tema ini selaras dengan tujuan besar program, yaitu mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan demi keberlanjutan sektor pariwisata.
Program KKN Internasional ini tentunya dianggap menjadi momentum penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa sosial, multikultural, dan visioner. Bagi mahasiswa lainnya, program ini membuka pintu untuk eksplorasi diri dan memperluas jejaring global di masa mendatang.