HumasUPNVJ — Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memperkuat daya saing akademik dan profesional melalui penguatan mutu pendidikan, yang ditandai dengan raihan akreditasi Unggul tingkat nasional serta pengakuan internasional melalui akreditasi ASIIN. Capaian ini menegaskan komitmen prodi dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan sektor kesehatan yang terus berkembang. Status akreditasi Unggul prodi ini tercantum pada laman resmi FIKES UPNVJ, sementara akreditasi internasional ASIIN diumumkan UPNVJ pada 2025.
Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana UPNVJ, Dr. Chandrayani Simanjorang, S.K.M., M.Epid., menyampaikan hal tersebut dalam wawancara yang berlangsung di Fakultas Ilmu Kesehatan, Selasa, 17 Maret 2026. Menurut dia, penguatan kualitas program studi tidak hanya tercermin dari capaian akreditasi, tetapi juga dari dukungan sumber daya akademik yang terus berkembang.
“Program sarjana kesehatan masyarakat saat ini sudah terakreditasi unggul dan juga telah memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN. Saat ini kami memiliki sekitar 600 hingga 700 mahasiswa aktif serta didukung oleh 40 dosen tetap dengan kurikulum yang berorientasi pada kesehatan matra,” ujar Chandrayani.
Ia menjelaskan, Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana UPNVJ dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan spektrum kompetensi yang luas. Mahasiswa dipersiapkan agar mampu berperan sebagai manajer kesehatan, peneliti, penyuluh kesehatan masyarakat, hingga wirausaha di bidang kesehatan.
Prospek lulusan program studi ini juga terbuka di berbagai sektor. Di lingkungan pemerintahan, alumni dapat berkarier sebagai penyuluh kesehatan, sanitarian, analis program kesehatan, epidemiolog muda, perencana kesehatan, maupun aparatur sipil negara pada dinas kesehatan dan rumah sakit pemerintah. Di sektor layanan kesehatan, lulusan dapat mengambil peran dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, manajemen mutu dan keselamatan pasien, manajemen pelayanan kesehatan, serta surveilans dan pelaporan penyakit.
Selain itu, peluang kerja juga tersedia di sektor swasta dan industri. Alumni Kesehatan Masyarakat UPNVJ telah berkiprah sebagai Health Safety and Environment (HSE) officer, pelaksana promosi kesehatan korporasi, hingga medical representative. Sejumlah lulusan lainnya bekerja di lembaga swadaya masyarakat maupun organisasi nonpemerintah sebagai program officer kesehatan, staf pemantauan dan evaluasi, asisten peneliti, serta community development officer.
Di bidang riset dan akademik, lulusan juga memiliki peluang untuk berkembang sebagai asisten peneliti, surveyor kesehatan, maupun analis data kesehatan dan epidemiologi dasar. Menurut Chandrayani, keluasan prospek kerja tersebut menunjukkan bahwa kompetensi lulusan kesehatan masyarakat memang dibutuhkan oleh banyak institusi dan sektor.
“Prospek kerja bagi lulusan kesehatan masyarakat sangat luas karena kompetensi yang dimiliki dapat diterapkan di berbagai sektor,” katanya.
Ia pun mengajak calon mahasiswa untuk tidak ragu memilih Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana UPNVJ sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi. Menurut dia, kombinasi antara akreditasi unggul, pengakuan internasional, kekuatan kurikulum, dan orientasi kesehatan matra menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan kesehatan masyarakat masa kini dan masa depan.
“Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana merupakan salah satu program studi yang telah terakreditasi unggul dan juga memiliki pengakuan internasional. Kami terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Chandrayani.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor