HumasUPNVJ — Memasuki triwulan pertama tahun anggaran 2026, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menunjukkan berbagai perkembangan positif dalam aspek akademik, kelembagaan, akreditasi, internasionalisasi, hingga pemeringkatan. Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Rektor UPNVJ. Prof. Anter Venus dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I TA 2026 yang digelar di Ruang Rapat Nusantara 1, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam agenda yang dihadiri oleh Ketua Dewan Pengawas UPNVJ, Dr. Ismail Hasani, S.H., M.H., Rektor memaparkan sejumlah capaian, perkembangan program strategis, serta rencana penguatan kelembagaan yang telah dan sedang dijalankan oleh UPNVJ pada triwulan pertama tahun 2026. Rapat monev ini menjadi forum penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program kerja universitas berjalan sesuai target, sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi peningkatan kinerja pada periode berikutnya.
Dalam paparannya Prof. Venus menyampaikan bahwa UPNVJ terus menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai aspek, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, penguatan program studi, akreditasi, rekognisi pembelajaran lampau, penerimaan mahasiswa asing, hingga pemeringkatan perguruan tinggi. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dikawal agar berdampak langsung terhadap mutu akademik, tata kelola, reputasi institusi, dan kontribusi UPNVJ bagi masyarakat.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam paparan tersebut adalah capaian Program Studi Kajian Film, Televisi, dan Media yang pada tahun ini menjadi salah satu program studi terketat pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Capaian ini dinilai menunjukkan meningkatnya minat calon mahasiswa terhadap bidang kajian film dan media, sejalan dengan perkembangan industri kreatif dan ekosistem perfilman nasional.
Prof. Venus juga menyinggung adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan bidang perfilman, mengingat Jakarta diarahkan sebagai kota sinema. Dukungan ini disampaikan Wakil Gubernur Rano Karno saat kunjungannya ke UPNVJ beberapa waktu lalu. Dalam konteks tersebut, UPNVJ melihat peluang besar untuk memperkuat Program Studi Kajian Film, Televisi, dan Media, terutama melalui dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang perfilman, televisi, serta media kreatif.
Selain itu, UPNVJ juga mencatat perkembangan dalam penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Hingga saat ini, terdapat sembilan program studi yang telah mencapai penyelenggaraan RPL, terdiri atas lima program studi melalui jalur transfer SKS dan empat program studi melalui jalur perolehan SKS. Rektor menekankan bahwa penyelenggaraan RPL, khususnya jalur transfer SKS, memerlukan proses yang detail, ketat, dan akuntabel agar kualitas akademik tetap terjaga.
Untuk jalur perolehan SKS, khususnya pada jenjang magister, pengalaman kerja, sertifikat kompetensi, surat keputusan, serta bukti portofolio lainnya dapat menjadi pertimbangan dalam proses rekognisi. Prof. Venus menyampaikan bahwa perkembangan RPL di UPNVJ menunjukkan arah yang positif dan menjadi bagian dari upaya universitas membuka akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif tanpa mengabaikan standar mutu akademik.
Dalam bidang internasionalisasi, UPNVJ juga menyiapkan penerimaan mahasiswa asing pada tahun 2026. Rektor menyampaikan bahwa universitas menargetkan perekrutan 64 mahasiswa asing dari berbagai negara. Program ini akan didukung melalui skema beasiswa, baik parsial maupun penuh, termasuk bagi calon mahasiswa dari wilayah 3T. Langkah ini menjadi bagian dari strategi UPNVJ untuk memperluas jejaring global, meningkatkan keberagaman akademik, serta memperkuat posisi universitas dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional.
Dari sisi akreditasi, Rektor menjelaskan bahwa 41 persen program studi di UPNVJ telah meraih peringkat unggul. Capaian tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi universitas untuk mengembangkan program studi baru. Tradisi mutu, menurut Prof. Venus, mulai terbangun secara merata di setiap fakultas. Bahkan, Fakultas Teknik telah mencatatkan capaian 100 persen program studinya berakreditasi unggul.
UPNVJ juga terus mendorong pertumbuhan akreditasi internasional sebagai bagian dari penguatan daya saing akademik. Akreditasi internasional dinilai penting untuk memastikan bahwa program studi di UPNVJ tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing dalam standar mutu pendidikan tinggi global.
Pada aspek pemeringkatan, UPNVJ juga mencatat perkembangan dalam pemeringkatan SINTA dengan menempati posisi 85. Capaian ini dinilai cukup meyakinkan, khususnya bagi UPNVJ sebagai salah satu perguruan tinggi negeri baru yang terus berupaya meningkatkan produktivitas riset, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik dosen.
Melalui rapat monev ini, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola berbasis kinerja, meningkatkan kualitas layanan akademik dan nonakademik, serta memastikan setiap program strategis berjalan sesuai target. Kehadiran Dewan Pengawas dalam agenda ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan kinerja universitas.
Rapat Monev Capaian Kinerja Triwulan I TA 2026 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh unit kerja di lingkungan UPNVJ untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki kekurangan, serta mempercepat pencapaian target kinerja pada triwulan berikutnya.