Respons Kasus Kekerasan Anak, UPNVJ Kembangkan Day Care Berbasis Kesehatan dan Neurosains

 

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menegaskan komitmennya dalam penguatan layanan pengasuhan anak usia dini melalui pengembangan day care berbasis neuroscience, kesehatan, dan nilai Bela Negara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan peserta Workshop Day Care Berbasis Neurosains ke sejumlah unit layanan kesehatan milik UPNVJ pada 9–13 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UPNVJ memperkenalkan model pengasuhan anak yang tidak hanya berfokus pada aspek penitipan, tetapi juga pada keamanan, tumbuh kembang otak anak, integrasi gizi, kesehatan, serta pembentukan karakter sejak usia dini.

Wakil Rektor Bidang Umum, Perencanaan, dan Keuangan UPNVJ, Prof. Netti Herawati, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap sejumlah kasus kekerasan anak di fasilitas day care, termasuk kasus yang terjadi di Yogyakarta dan berbagai daerah lain dalam beberapa tahun terakhir.

“Kasus kekerasan anak di day care menjadi perhatian serius. Banyak layanan pengasuhan anak yang belum memenuhi standar keamanan, belum menerapkan pendekatan neuroscience, serta belum mengintegrasikan aspek gizi dan kesehatan secara optimal,” ujar Prof. Netti.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya transformasi sistem pengasuhan anak usia dini di Indonesia agar lebih berbasis ilmu pengetahuan dan berorientasi pada perlindungan anak secara menyeluruh.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai pengelolaan layanan day care berbasis neuroscience yang dikembangkan UPNVJ. Pendekatan tersebut mengintegrasikan stimulasi perkembangan otak anak, pola pengasuhan aman, pemantauan kesehatan, serta penguatan nilai moral, spiritual, dan kebangsaan.

Prof. Netti menjelaskan bahwa konsep Bela Negara menjadi salah satu nilai utama yang diterapkan dalam pengembangan layanan day care di UPNVJ. Nilai tersebut dikenalkan melalui pembentukan karakter, penguatan empati, kedisiplinan, cinta tanah air, dan kebiasaan hidup sehat sejak usia emas anak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pengasuhan anak usia dini bukan sekadar penitipan anak, tetapi bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Karena itu, nilai Bela Negara perlu dikenalkan sejak dini melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan edukatif,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan layanan day care seharusnya menjadi perhatian strategis pemerintah. Menurutnya, pendidikan dan pengasuhan anak pada masa golden age merupakan fondasi penting dalam membentuk kualitas generasi bangsa.

“Negara perlu hadir lebih kuat dalam memastikan standar pengasuhan anak usia dini terpenuhi. Pendidikan dan pengasuhan anak usia emas seharusnya menjadi tanggung jawab bersama dan mendapat dukungan kebijakan yang lebih serius,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UPNVJ berharap dapat mendorong lahirnya model layanan day care yang lebih berkualitas, aman, dan berbasis ilmu pengetahuan. Selain menjadi pusat pendidikan tinggi, UPNVJ juga berkomitmen menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui integrasi pendidikan, kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

UPNVJ Perkuat Pengembangan Day Care Berbasis Neurosains dan Bela Negara

Berita Selanjutnya

Capaian Kinerja Triwulan I 2026, UPNVJ Dorong Akreditasi, Internasionalisasi, dan Pemeringkatan