HumasUPNVJ – Tim Pusat Kesehatan Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) resmi menutup layanan kesehatannya hari ini di dua puskesmas, wilayah Lhok Beringeun dan Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Utara. Penutupan ini menyusul konfirmasi bahwa puskesmas setempat telah beroperasi penuh dan mampu menangani layanan kesehatan bagi ribuan warga terdampak banjir yang melanda daerah tersebut sejak November lalu.
Misi yang dimulai pada pertengahan Desember ini melibatkan tenaga kesehatan dari UPNVJ, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Aceh Utara, untuk memastikan akses kesehatan darurat bagi masyarakat yang kehilangan rumah dan fasilitas medis akibat bencana alam.
Tim PKM UPNVJ, yang dipimpin oleh Ns. Arief Djatmiko, telah memberikan layanan medis kepada lebih ratusan warga, termasuk pemeriksaan kesehatan dasar, distribusi obat-obatan esensial dan memberikan donasi seperti beras, telur dan AlQuran. Proses transisi dilakukan secara bertahap sejak pekan lalu, dengan pelatihan bagi staf puskesmas lokal untuk menangani kasus pasca-banjir seperti infeksi saluran pernapasan dan diare. "Kami memastikan puskesmas dilengkapi peralatan standar dan tenaga terlatih sebelum meninggalkan lokasi," ujar Arief dalam wawancaranya dengan humas UPNVJ.
Misi Kemanusiaan ini merupakan bantuan dari dana hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
UPNVJ juga melibatkan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara dan Health Emergency Operation Centre (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh.
Salah satu warga, Warga seperti Ibu Aisyah menyatakan rasa syukurnya: "Tim UPNVJ telah menyelamatkan keluarga kami; sekarang puskesmas dekat rumah sudah bisa kami andalkan lagi, ucapnya usai melakukan pemeriksaan oleh dokter darintim PKM UPNVJ.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Disa Prihantini | Foto: Disa Prihantini | Penyelaras Bahasa : F. Noor