HumasUPNVJ - Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia Mohammad Boroujerdi dalam rangka seminar internasional bertajuk Ambassador and Expert Talk: The Middle East Conflict and The Future of the Multipolar World di Auditorium FISIP UPNVJ, Kamis, 16 April 2026. Forum ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan unsur diplomasi, akademisi, mahasiswa, peneliti, dan praktisi untuk membahas dinamika konflik Timur Tengah serta arah masa depan tatanan dunia multipolar. Agenda seminar ini dipublikasikan resmi oleh FISIP UPNVJ sebagai forum internasional yang digelar secara hibrida pada 16 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para duta besar di lingkungan kampus. Menurutnya, kehadiran perwakilan diplomatik dari Rusia dan Iran menegaskan pentingnya perguruan tinggi sebagai ruang pertukaran gagasan, penguatan literasi global, dan pembentukan perspektif yang kritis terhadap isu-isu internasional.
“UPNVJ berkomitmen menjadi bagian dari diskursus global, termasuk dalam membahas isu-isu strategis seperti konflik geopolitik dan perubahan tatanan dunia,” ujar Prof. Anter Venus.
Rektor menilai seminar internasional ini tidak hanya memperkaya wawasan sivitas akademika, tetapi juga memperkuat posisi kampus sebagai ruang dialog yang terbuka, ilmiah, dan konstruktif. Dalam konteks perkembangan geopolitik yang kian kompleks, perguruan tinggi dipandang perlu mengambil peran lebih aktif dalam menghadirkan forum diskusi yang menghubungkan perspektif akademik dengan praktik diplomasi internasional.
Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyambut baik kesempatan berdialog langsung dengan sivitas akademika UPNVJ. Keduanya menekankan pentingnya institusi pendidikan tinggi dalam membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap persoalan global, termasuk konflik kawasan, pergeseran kekuatan dunia, dan tantangan kerja sama internasional di masa depan. Status keduanya sebagai duta besar aktif untuk Indonesia juga tercantum dalam laman resmi kedutaan masing-masing.
Seminar ini mengangkat isu konflik Timur Tengah dan pergeseran menuju dunia multipolar sebagai tema utama. Topik tersebut relevan dengan kebutuhan penguatan kapasitas mahasiswa dan akademisi dalam membaca perubahan global secara lebih kritis, berbasis data, dan lintas perspektif. Kehadiran diplomat serta pakar internasional memberi nilai tambah pada forum ini karena peserta memperoleh paparan langsung dari pelaku diplomasi yang terlibat dalam dinamika hubungan antarnegara.
Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, hingga praktisi media. Melalui forum ini, UPNVJ mendorong lahirnya gagasan strategis dan diskusi yang lebih mendalam mengenai tantangan global kontemporer. Keterlibatan berbagai unsur itu sekaligus mencerminkan komitmen kampus untuk menjadikan ruang akademik sebagai tempat bertemunya ilmu pengetahuan, diplomasi, dan kepentingan publik.
Bagi UPNVJ, kunjungan para duta besar ini memiliki arti penting dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat budaya akademik yang responsif terhadap isu global. Kehadiran tokoh diplomatik di kampus menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat berperan sebagai jembatan dialog yang produktif antara dunia pendidikan, kebijakan, dan hubungan internasional.
Pada akhirnya, forum ini mempertegas arah kebijakan UPNVJ di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm, yaitu mendorong kampus agar semakin aktif dalam percakapan global, memperluas kolaborasi internasional, dan menghasilkan pemikiran yang relevan bagi kepentingan nasional maupun internasional. Melalui kegiatan semacam ini, UPNVJ tidak hanya memperkuat reputasi akademiknya, tetapi juga menegaskan kontribusinya sebagai kampus bela negara yang terbuka terhadap dialog dunia.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor