Tim Kesehatan UTBK UPNVJ: Menjaga Kesehatan Peserta dan Dukung Prinsip Bela Negara

1d76284a-e125-4b38-a5a3-2432878ba70f.jpeg

HumasUPNVJ - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memastikan kesiapan fisik dan mental peserta melalui kehadiran tim kesehatan yang siap memberikan dukungan selama ujian.

Dalam wawancara pada Kamis (30/4) di Kampus UPNVJ Pondok Labu, dr. Retno Yulianti, anggota tim kesehatan UTBK, menegaskan bahwa kehadiran tenaga medis di lokasi ujian memainkan peran penting dalam menciptakan rasa aman bagi peserta. "Keberadaan kami tidak hanya memberikan fasilitas medis, tetapi juga memberikan ketenangan dan rasa aman bagi peserta, terutama mengingat tekanan yang mereka hadapi selama ujian," ujar dr. Retno.

Menurutnya, UTBK adalah momen penting yang telah dipersiapkan oleh peserta selama bertahun-tahun. Namun, dalam proses tersebut, kecemasan, kurang tidur, gangguan pencernaan, atau migrain sering kali muncul. Keberadaan tim kesehatan memastikan bahwa peserta tidak perlu merasa khawatir tentang masalah kesehatan, karena bantuan selalu tersedia. "Rasa aman bukan hanya soal fasilitas medis, tetapi juga soal hadirnya tenaga medis yang siap memberikan bantuan dan dukungan mental," tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Retno mengungkapkan bahwa layanan kesehatan yang diberikan selama UTBK di UPNVJ juga mencerminkan implementasi nilai Bela Negara. Menurutnya, UTBK adalah pintu gerbang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang akan berperan penting bagi negara. Oleh karena itu, kondisi kesehatan tidak boleh menjadi kendala bagi peserta untuk mendapatkan kesempatan yang adil. "Kami hadir untuk memastikan bahwa kesehatan tidak menghalangi peserta yang berhak melanjutkan ujian. Kami berperan menjaga ‘garis belakang’ agar mereka bisa berjuang di ‘garis depan’," jelasnya.

Dalam praktiknya, tindakan medis yang diberikan tidak selalu rumit. dr. Retno memberikan contoh tindakan sederhana seperti pemberian teh manis hangat dan biskuit kepada peserta yang mengalami penurunan gula darah akibat kelelahan. Tindakan ini terbukti efektif untuk membantu peserta melanjutkan ujian dengan baik.

Selain itu, tim kesehatan UTBK di UPNVJ menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap aturan yang ketat dan pendekatan yang humanis. "Kami memastikan penanganan dilakukan dengan prinsip cepat, tepat, dan senyap, tanpa mengganggu jalannya ujian. Komunikasi dengan pengawas tetap berjalan lancar, dan pendekatan kepada peserta dilakukan dengan penuh empati," tambah dr. Retno.

Dengan pendekatan tersebut, pelaksanaan UTBK di UPNVJ tidak hanya berlangsung dengan kredibilitas tinggi, tetapi juga memastikan bahwa peserta diperlakukan secara manusiawi. Kehadiran tim kesehatan ini membuktikan bahwa keberhasilan ujian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh dukungan lingkungan yang aman dan peduli terhadap kesejahteraan peserta.

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Pendekatan Humanis dan Profesional Tim Kesehatan Warnai Pelaksanaan UTBK Hingga Hari ke-10 di UPNVJ