UPNVJ Gelar Kuliah Umum Kepemimpinan, Mahasiswa Diajak Meneladani Nilai Jenderal Soedirman di Era Digital

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar kuliah umum kepemimpinan bertajuk Meneladani Kepemimpinan Jenderal Soedirman di Era Generasi Digital di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 80 mahasiswa dan menghadirkan Ganang Priamodo Sudirman, cucu Jenderal Soedirman, sebagai narasumber utama. 

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, menegaskan bahwa Jenderal Soedirman bukan hanya pahlawan bangsa, melainkan juga teladan kepemimpinan yang nilai-nilainya layak dihidupkan kembali oleh generasi muda. Menurutnya, penghormatan kepada sesama, keberanian mengambil sikap, dan keteguhan menjaga prinsip merupakan fondasi penting bagi lahirnya pemimpin masa depan.

“Jenderal Soedirman adalah sosok yang menghormati semua orang. Prinsip beliau sederhana, tetapi sangat mendalam, yaitu bila kita ingin dihormati, kita harus terlebih dahulu menghormati orang lain. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang pemberani,” ujar Prof. Anter Venus. 

Prof. Anter Venus menambahkan, keberanian pada era digital tidak selalu dimaknai sebagai tindakan besar dalam situasi luar biasa, melainkan juga kesiapan untuk membuka diri terhadap pengalaman baru, ilmu pengetahuan, dan tantangan zaman. Dalam pandangannya, generasi muda perlu membangun keberanian yang disertai karakter, kedewasaan berpikir, serta tanggung jawab sosial.

“Generasi penerus saat ini harus berani membuka pintu-pintu menuju pengalaman baru, pengetahuan, dan tantangan yang akan membentuk karakter kepemimpinan mereka di masa depan,” katanya.

Sementara itu, Ganang Priamodo Sudirman menekankan bahwa keteladanan Jenderal Soedirman justru semakin penting di tengah era digital yang sarat distraksi, percepatan informasi, dan perubahan yang sangat cepat. Ia menyebut integritas, keteguhan, dan pengabdian tanpa pamrih sebagai nilai utama yang harus dijaga oleh generasi muda ketika kelak memegang peran kepemimpinan.

“Jenderal Soedirman mengajarkan tentang integritas, keteguhan, dan pengabdian tanpa pamrih. Nilai-nilai tersebut tidak lekang oleh waktu dan justru semakin penting di era digital yang penuh tantangan dan distraksi,” ungkap Ganang.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada pengenalan historis atas sosok Jenderal Soedirman, tetapi melangkah lebih jauh dengan meneladani sikap hidupnya dalam keseharian. Menurutnya, kepemimpinan di era digital tidak cukup hanya ditopang kemampuan teknologi, melainkan harus dibangun di atas karakter yang kuat.

“Menjadi pemimpin di era digital bukan hanya soal kemampuan teknologi, tetapi juga tentang karakter. Keteladanan, disiplin, dan rasa tanggung jawab adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh generasi muda,” ujarnya.

Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan nilai-nilai perjuangan kebangsaan dengan tantangan kepemimpinan kontemporer. Bagi UPNVJ, penguatan karakter kepemimpinan mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang tidak hanya menyiapkan lulusan cakap secara akademik, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial.

Berita Sebelumnya

Wakil Rektor Akademik UPNVJ Sampaikan Capaian 2026 dan Strategi Pembelajaran Daring dalam Upacara 17-an