Tour de Faculty FIKES, Rektor UPNVJ Apresiasi Capaian dan Siapkan Lab Terpadu 8 Lantai

HumasUPNVJ – Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Anter Venus, kembali memulai program Tour de Faculty sebagai forum dialog strategis antara pimpinan universitas dan fakultas. Pada Jumat, 29 Mei 2026, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UPNVJ, Depok, dengan agenda utama monitoring dan evaluasi pengembangan fakultas. Forum ini diikuti jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, kepala lembaga, serta unsur terkait untuk membahas capaian, tantangan, dan arah pengembangan FIKES. Melalui kegiatan ini, rektorat ingin memastikan setiap program fakultas berjalan selaras dengan target universitas.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Prof. Venus didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus, S.T., M.T., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ., M.H. Kehadiran pimpinan universitas menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi langsung dengan fakultas, terutama dalam memetakan persoalan aktual yang perlu segera ditangani bersama.

Acara diawali dengan paparan Dekan FIKES, Dr. Sri Yani, SST.FT., Ftr., M.Si. Dalam paparannya, Dr. Sri Yani menjelaskan arah transformasi FIKES melalui tema “Bertransformasi Meraih Unggul”. Paparan tersebut mencakup cascading Perjanjian Kinerja dan Indikator Kinerja Utama (PK-IKU) ke seluruh level fakultas, progres pencapaian PK-IKU, strategi pencapaian target, publikasi nasional dan internasional, perkembangan jurnal di lingkungan FIKES, skor SINTA dosen, rencana pengembangan dosen, serta optimalisasi aset fakultas.

Dr. Sri juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola internal agar target fakultas tidak hanya berhenti pada level pimpinan, tetapi dipahami dan dijalankan hingga tingkat wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, koordinator program studi, kepala laboratorium, dosen, dan tenaga kependidikan. Pola kerja tersebut menjadi penting agar setiap unit memiliki kontribusi terukur terhadap pencapaian kinerja fakultas.

Dalam tanggapannya, Rektor UPNVJ menyampaikan apresiasi atas capaian FIKES yang dinilai menunjukkan tren peningkatan kinerja secara konsisten. Ia berharap keluarga besar FIKES tetap solid karena masih banyak tugas strategis yang harus dikerjakan bersama.

“Tour de Faculty ini fokus utamanya untuk monitoring dan evaluasi terkait pengembangan fakultas. Beberapa hal sudah melampaui capaian, sedangkan aspek yang belum tercapai akan dibuat strateginya agar rektorat dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar Prof. Anter Venus.

Rektor menegaskan bahwa tujuh aspek prioritas yang dibahas dalam forum tersebut menjadi perhatian utama, tetapi bukan berarti aspek lain di luar itu diabaikan. Menurutnya, universitas tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan fakultas, termasuk pada bidang administrasi, pelayanan, kemahasiswaan, riset, sarana dan prasarana, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pada aspek kemahasiswaan, Prof. Venus menjelaskan bahwa universitas telah menyediakan anggaran yang memadai untuk merespons berbagai kebutuhan mahasiswa. Ia menyebut sejumlah isu yang sebelumnya menjadi perhatian, seperti jaringan Wi-Fi, parkir, kantin, dan fasilitas pendukung lain, telah dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan dan prioritas universitas.
Bidang riset juga menjadi salah satu perhatian penting. Rektor menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) untuk menyusun strategi peningkatan kinerja riset. Langkah tersebut diperlukan agar produktivitas dosen, publikasi, dan kontribusi akademik FIKES semakin berdampak bagi pencapaian universitas.

Prof. Venus menilai tantangan UPNVJ semakin besar karena universitas tidak ingin menjadi kampus yang biasa-biasa saja. Dalam konteks tersebut, FIKES dinilai telah berada pada jalur yang tepat. Salah satu indikatornya terlihat dari capaian akreditasi program studi. Dari sembilan program studi di FIKES, lima di antaranya telah meraih predikat unggul. Jumlah tersebut telah melampaui 50 persen dan berada di atas target universitas sebesar 40 persen.

“FIKES saya lihat sudah on the right track. Dari sembilan program studi, lima sudah unggul. Ini sudah melampaui target universitas,” kata Prof. Venus.

Rektor juga menyoroti pentingnya cascading target kinerja secara lebih kuat hingga level jurusan. Ia meminta ketua jurusan turut memastikan arah pengembangan dosen berjalan jelas dan terukur. Menurutnya, tugas ketua jurusan harus semakin konkret, terutama dalam mendukung peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kontribusi dosen terhadap reputasi fakultas maupun universitas.

Selain akreditasi dan pengembangan dosen, Prof. Venus menekankan target peningkatan peringkat SINTA UPNVJ. Saat ini, UPNVJ berada pada posisi 89 dan menargetkan untuk menembus peringkat di atas 50. Target tersebut, kata dia, harus menjadi kerja bersama yang dibagi secara proporsional di setiap fakultas, termasuk FIKES.

“Kita punya target meningkatkan level SINTA karena itu merepresentasikan produktivitas dosen. Beban ini kita bagi secara proporsional untuk meningkatkan peringkat SINTA universitas,” ujarnya.

Pada aspek sarana dan prasarana, Rektor menyampaikan bahwa UPNVJ telah siap melakukan pembangunan untuk mendukung pengembangan akademik dan layanan fakultas. Salah satu rencana penting yang dipaparkan dalam forum tersebut adalah pengembangan Kampus Masa Depan Tahun 2026, termasuk pembangunan Gedung Laboratorium FIKES Terpadu melalui proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Gedung laboratorium terpadu tersebut direncanakan memiliki delapan lantai dan akan menjadi salah satu fasilitas strategis untuk memperkuat pendidikan, penelitian, serta layanan laboratorium di FIKES. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran berbasis praktik, penguatan riset kesehatan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Melalui Tour de Faculty ini, UPNVJ menegaskan komitmen untuk membangun tata kelola universitas yang responsif, kolaboratif, dan berbasis data. Bagi Rektor UPNVJ, capaian FIKES menjadi modal penting dalam memperkuat reputasi Kampus Bela Negara, sekaligus memastikan pengembangan fakultas berjalan searah dengan target universitas menuju institusi yang unggul, berdampak, dan tidak berhenti pada capaian yang biasa-biasa saja.

Berita Sebelumnya

Wujud Nyata Kampus Bela Negara: DKM UPNVJ Berbagi Kebahagiaan Iduladha Bersama Warga Limo dan Pangkalan Jati

Berita Selanjutnya

Program Studi Farmasi FK UPNVJ Raih Silver Medalist pada Biopheerz Essay Competition 2026