UPNVJ Catat Kenaikan Peserta SMMPTN Barat 2026, Prodi Hukum Paling Diminati

Screen_Shot_2026-06-19_at_18.03.29.png

HumasUPNVJ — Pelaksanaan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat) Tahun 2026 di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menunjukkan peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.

Koordinator Pelaksana SMMPTN Barat UPNVJ, Fajar Nugroho, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami kenaikan. Pada tahun 2025, jumlah peserta SMMPTN Barat di UPNVJ tercatat sebanyak 1.016 orang. Sementara pada tahun 2026, jumlah peserta yang telah permanen mencapai 1.058 orang.

“Artinya, terdapat peningkatan sebanyak 42 peserta dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Fajar.

Dari sisi minat program studi, Fajar menyebutkan bahwa Program Studi S1 Hukum masih menjadi pilihan utama para peserta. Posisi berikutnya ditempati oleh Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan Teknik Industri.

“Untuk tahun 2026, pilihan program studi masih didominasi oleh S1 Hukum di urutan pertama, kemudian Ilmu Komunikasi di posisi kedua, dan Manajemen di posisi ketiga. Di urutan keempat terdapat Teknik Industri. Secara tren, program studi tersebut memang konsisten menjadi primadona setiap tahunnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa pelaksanaan ujian di UPNVJ dilakukan dengan pengawasan ketat guna menjaga integritas seleksi. Menurutnya, seluruh tahapan pelaksanaan SMMPTN Barat di UPNVJ mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.

“Peserta wajib melalui pemeriksaan dokumen seperti kartu peserta, ijazah atau Surat Keterangan Lulus, serta identitas diri. Selain itu, seluruh peserta juga diperiksa menggunakan metal detector sebelum memasuki ruang ujian,” ungkapnya.

Fajar menambahkan bahwa panitia juga menyediakan ruang tunggu khusus bagi peserta untuk menyimpan barang bawaan sebelum memasuki ruang ujian.

“Seluruh tas peserta ditinggalkan di ruang tunggu yang telah disediakan dan diawasi dengan CCTV. Setelah peserta masuk ke ruang ujian, ruangan tersebut dikunci untuk memastikan keamanan barang,” jelasnya.

Di dalam ruang ujian, proses verifikasi identitas juga dilakukan secara ketat oleh pengawas. Verifikasi dilakukan melalui pencocokan identitas peserta dengan dokumen dan foto yang tersedia.

“Pengawas melakukan pencocokan identitas peserta dengan dokumen dan foto yang tersedia. Selain itu, pengawas juga aktif berkeliling selama ujian untuk memastikan tidak terjadi kecurangan, baik penggunaan alat bantu maupun praktik perjokian,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah pengawasan tersebut, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk menjaga pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi agar berjalan secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Kerabat Kerja 
---------------------------------
Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

UPNVJ Gelar SMMPTN Barat 2026 Lima Hari, Wakil Rektor I Tekankan Akses Pendidikan Merata

Berita Selanjutnya

Dukung Anak Masuk PTN, Orang Tua Peserta Apresiasi Pelaksanaan SMMPTN Barat di UPNVJ