HumasUPNVJ - Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menjadi salah satu pusat pelaksanaan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat atau SMMPTN Barat Tahun 2026. Pelaksanaan ujian di UPNVJ berlangsung selama lima hari, yakni pada 18–20 Juni dan 22–23 Juni 2026, dengan sistem dua sesi setiap hari. Hingga Jumat, 19 Juni 2026, pelaksanaan seleksi berjalan tertib, lancar, dan didukung kesiapan panitia, pengawas, teknisi, serta infrastruktur ujian berbasis komputer.
Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVJ, Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus, menyampaikan bahwa SMMPTN Barat merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat atau BKS PTN Barat. Menurut dia, seleksi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
“UPNVJ tahun ini kembali menggelar pelaksanaan UTBK SMMPTN Barat 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh BKS PTN Barat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat,” ujar Henry.
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian di UPNVJ diikuti oleh 1.058 peserta yang terbagi dalam dua sesi setiap hari, yakni sesi pagi dan sesi siang. Pembagian sesi tersebut dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan lebih tertib, terukur, dan sesuai dengan ketentuan penyelenggaraan seleksi.
“Setiap hari ujian dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang, dengan total peserta di UPNVJ sebanyak 1.058 peserta yang mengikuti seleksi sesuai dengan pilihan masing-masing,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SMMPTN Barat 2026, UPNVJ menyiapkan sejumlah aspek teknis dan nonteknis. Persiapan tersebut meliputi dukungan sumber daya manusia, kesiapan ruang ujian, perangkat komputer, jaringan internet, serta koordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi kendala selama ujian berlangsung.
“Kami telah menyiapkan dukungan dari panitia, baik dari sisi sumber daya manusia seperti pengawas dan teknisi, maupun sarana dan prasarana seperti komputer dan jaringan. Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama ujian berlangsung,” kata Henry.
Selain kesiapan infrastruktur, UPNVJ juga menaruh perhatian pada aspek integritas pelaksanaan seleksi. Henry menegaskan bahwa penyelenggaraan ujian harus berlangsung tertib, nyaman, dan transparan agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“UPNVJ berkomitmen untuk mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi dengan memberikan kesempatan yang luas bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. Melalui penyelenggaraan seleksi yang tertib, nyaman, dan transparan, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian secara optimal,” ungkapnya.
Henry berharap seluruh peserta SMMPTN Barat 2026 dapat meraih hasil terbaik sesuai dengan potensi, minat, dan kemampuan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya seleksi yang adil sebagai bagian dari upaya membuka ruang mobilitas pendidikan bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
“Semoga seluruh peserta dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan mencapai cita-citanya,” tutup Henry.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor