RPL UPNVJ untuk Tenaga Kesehatan Dibuka, Tersedia Kuota S1 hingga Magister

HumasUPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bidang kesehatan. Program ini memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan, terutama lulusan D3 Keperawatan dan D3 Fisioterapi yang telah bekerja, untuk memperoleh pengakuan akademik atas pendidikan, kompetensi, serta pengalaman profesional yang relevan.

Melalui proses asesmen portofolio, pengalaman kerja dan kompetensi calon mahasiswa dapat direkognisi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS). Mekanisme tersebut memungkinkan peserta melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana tanpa harus mengulang seluruh pembelajaran yang kompetensinya telah dikuasai.

Untuk menjaga mutu proses pembelajaran dan asesmen, UPNVJ menetapkan daya tampung terbatas pada program studi bidang kesehatan. Program Studi Keperawatan Program Sarjana menyediakan kuota sebanyak 30 mahasiswa bagi lulusan D3 Keperawatan dari program studi yang memiliki akreditasi sekurang-kurangnya B atau setara.

Kuota serupa diberikan pada Program Studi Fisioterapi Program Sarjana, yaitu sebanyak 30 mahasiswa. Program ini ditujukan bagi lulusan D3 Fisioterapi yang ingin meningkatkan kualifikasi akademiknya ke jenjang sarjana. Dengan rekognisi maksimal berdasarkan hasil asesmen portofolio, masa studi dapat ditempuh selama tiga semester atau sekitar 1,5 tahun.

Khusus bagi pendaftar Program Studi Keperawatan Program Sarjana, UPNVJ mewajibkan calon mahasiswa menyatakan kesediaan untuk melanjutkan pendidikan ke Program Profesi Ners setelah menyelesaikan jenjang sarjana. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan antara kompetensi akademik dan kemampuan praktik klinis calon tenaga keperawatan.

UPNVJ juga membuka jalur RPL untuk Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister dengan daya tampung sebanyak 20 mahasiswa. Program ini dapat diikuti oleh lulusan D4 atau S1 bidang kesehatan maupun program studi lain yang relevan sesuai persyaratan penerimaan.

Seleksi RPL menitikberatkan pada kesesuaian antara capaian pembelajaran program studi dan kompetensi yang telah dimiliki calon mahasiswa. Karena itu, pendaftar wajib menyertakan dokumen pendidikan, pengalaman kerja, sertifikasi kompetensi, serta bukti praktik profesional yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pendaftar Program Studi Keperawatan dan Fisioterapi Program Sarjana dari luar UPNVJ wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih aktif. Khusus pendaftar Fisioterapi dari luar UPNVJ, calon mahasiswa juga harus menyertakan Surat Izin Praktik Fisioterapi (SIPF).

Bukti pengalaman kerja sekurang-kurangnya satu tahun dipersyaratkan bagi pendaftar Program Studi Fisioterapi Program Sarjana dari luar UPNVJ serta Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister. Pengalaman tersebut harus relevan dengan bidang kesehatan dan dibuktikan melalui dokumen resmi dari institusi tempat calon mahasiswa bekerja.

Pendaftar juga perlu melampirkan sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga nasional maupun internasional, seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Kementerian Kesehatan, atau lembaga lain yang diakui. Sertifikat harus masih relevan dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Pada bidang keperawatan, sertifikat pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support atau BTCLS dapat menjadi salah satu bukti pendukung kompetensi.

Selain itu, pendaftar Program Studi Keperawatan Program Sarjana diwajibkan menyertakan bukti keanggotaan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Seluruh dokumen yang diajukan akan diperiksa dan dinilai oleh asesor untuk menentukan jumlah SKS yang dapat direkognisi.

Pembukaan RPL bidang kesehatan memperluas akses pendidikan bagi tenaga kesehatan yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa mengabaikan pengalaman profesional yang telah diperoleh di klinik, rumah sakit, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Meskipun demikian, pengakuan SKS tidak diberikan secara otomatis, melainkan ditentukan berdasarkan relevansi dan kekuatan bukti yang diajukan setiap peserta.

 

 

 

 

 

Berita Sebelumnya

Kuliah Lebih Cepat lewat RPL UPNVJ, Masa Studi S1 Bisa Tuntas dalam 1,5 Tahun

Berita Selanjutnya

Punya Sertifikat IT? UPNVJ Buka Peluang Konversi Kompetensi hingga 102 SKS