PKKMB FIK UPNVJ 2026 Bentuk 568 Mahasiswa Baru Jadi Patriot Digital

HumasUPNVJ — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FIK UPNVJ) membekali 569 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FIK UPNVJ Tahun Akademik 2026/2027 bertema “Generasi Digital yang Inovatif dan Berdampak.” Kegiatan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di PPSDM Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan fokus pada pengenalan sistem akademik, pembentukan karakter Bela Negara, pengembangan kompetensi, organisasi kemahasiswaan, serta kesiapan menghadapi persaingan di era digital.

Sebanyak 569 mahasiswa baru tersebut tersebar di empat program studi, yakni 203 mahasiswa S1 Sistem Informasi, 199 mahasiswa S1 Informatika, 31 mahasiswa S1 Sains Data, dan 136 mahasiswa D3 Sistem Informasi. PKKMB tingkat fakultas menjadi kelanjutan dari rangkaian pengenalan kehidupan kampus tingkat universitas sekaligus momentum awal mahasiswa memahami budaya akademik dan karakter khas UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara.

Dekan FIK UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Supriyanto, S.T., M.Sc., IPM., mengatakan PKKMB tidak hanya digunakan untuk mengenalkan program studi dan sistem perkuliahan, tetapi juga sebagai ruang awal membentuk karakter Bela Negara. Menurutnya, karakter tersebut penting ditanamkan sejak mahasiswa pertama kali memasuki lingkungan kampus agar mereka memiliki bekal untuk bersaing di masa depan.

“Pada PKKMB ini selain mengenalkan program studi dan sistem perkuliahan, kita juga membentuk karakter Bela Negara. Karena kampus kita adalah Kampus Bela Negara, maka sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di kampus, langsung kita sampaikan bahwa karakter Bela Negara itu perlu untuk bisa bersaing di masa depan,” ujar Supriyanto.

Penanaman karakter tersebut, kata Supriyanto, tidak hanya disampaikan melalui materi di dalam ruangan, tetapi juga melalui aktivitas kedisiplinan dan kebersamaan. Mahasiswa berlatih berkumpul, mengikuti kegiatan lapangan, serta membiasakan diri bekerja dalam kelompok melalui berbagai aktivitas, termasuk baris-berbaris.

FIK UPNVJ juga memperkenalkan konsep tiga ruang belajar bagi mahasiswa. Ruang pertama adalah pembelajaran di dalam kelas bersama dosen. Ruang kedua adalah pembelajaran melalui pengalaman praktik dan magang. Ruang ketiga adalah pembelajaran melalui komunitas, organisasi kemahasiswaan, maupun Kelompok Studi Mahasiswa (KSM).

“Belajar tidak hanya di dalam kelas. Dalam satu SKS, pertemuan dengan dosen hanya sekitar 50 menit. Masih ada ruang belajar lain yang harus dimanfaatkan mahasiswa, yaitu melalui magang dan komunitas,” kata Supriyanto.

Mulai Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, FIK UPNVJ juga mewajibkan mahasiswa mengikuti minimal satu organisasi kemahasiswaan dan/atau KSM. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu syarat dalam proses pendaftaran sidang tugas akhir. Kebijakan ini diterapkan karena pengalaman organisasi dan komunitas dinilai memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, khususnya dalam membangun kemampuan berkolaborasi, kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim.

Menurut Supriyanto, pengembangan mahasiswa FIK dirangkum dalam konsep 5K, yaitu Knowledge, Kompeten, Karakter, Karya, dan Koneksi. Knowledge diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas, kompetensi diperkuat melalui KSM dan pengembangan keahlian, karakter dibangun melalui organisasi kemahasiswaan, karya diwujudkan melalui inovasi, sedangkan koneksi dibentuk melalui jejaring.

“Kalau mahasiswa tidak mempunyai nilai lebih atau nilai tambah, mereka akan kalah bersaing. Karena itu kami merangkum pengembangan mahasiswa dalam 5K: knowledge, kompeten, karakter, karya, dan koneksi,” ujarnya.

Pada hari pertama, Rabu, 12 Agustus 2026, kegiatan dimulai dengan registrasi dan upacara pembukaan PKKMB. Dekan FIK membuka kegiatan sekaligus menyerahkan mahasiswa baru kepada Tim Capacity Building untuk mengikuti pembinaan karakter. Mahasiswa kemudian mendapat pengenalan visi dan misi fakultas, karakter dan budaya kehidupan kampus, administrasi dan keuangan perkuliahan, kerja sama perguruan tinggi, program pertukaran mahasiswa, serta pembinaan talenta melalui Kelompok Studi Mahasiswa.

Kehidupan organisasi mahasiswa turut diperkenalkan melalui pemaparan profil Badan Eksekutif Mahasiswa FIK dan bincang antarorganisasi mahasiswa. Rangkaian hari pertama juga menghadirkan Yusep Maulana, S.Kom., M.Kom., M.B.A. sebagai narasumber dalam sesi materi yang dijadwalkan pukul 13.20–14.20 WIB.

Hari kedua, Kamis, 13 Agustus 2026, diawali dengan apel pagi dan olahraga, dilanjutkan pembekalan mengenai proses pembelajaran berlandaskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Sistem Kredit Semester, Kartu Rencana Studi, masa studi, serta mekanisme pengajuan cuti. Aspek kepemimpinan juga diperkuat melalui pembinaan karakter bersama Tim Capacity Building.

PKKMB FIK kemudian menghadirkan Amiira Mazaya sebagai narasumber dalam sesi materi pada hari kedua. Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai persiapan pembelajaran laboratorium, mekanisme dan prosedur operasional baku laboratorium, serta diperkenalkan dengan FIK FAIR, perpustakaan, LINUKS, LOGIC, dan Gelaraksa sebagai bagian dari ekosistem akademik dan kemahasiswaan FIK.

Rangkaian PKKMB FIK UPNVJ 2026 ditutup pada Kamis sore dengan pembinaan karakter, apel penutupan, dan penampilan mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UPNVJ, dr. Ria Maria Theresa, Sp.KJ., M.H., turut hadir dalam penutupan kegiatan, sebagai bentuk dukungan universitas terhadap proses pembinaan mahasiswa baru sejak awal memasuki kehidupan perguruan tinggi.

Melalui PKKMB FIK UPNVJ 2026, sebanyak 569 mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mampu beradaptasi dengan sistem perkuliahan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi digital yang inovatif, berkarakter, memiliki jejaring, serta mampu menghasilkan karya yang memberikan dampak. Arah tersebut sejalan dengan semangat UPNVJ dalam membentuk mahasiswa berkarakter Bela Negara yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi perubahan.

Berita Sebelumnya

Rektor UPNVJ: AI Harus Memperkuat Nalar Mahasiswa, Bukan Menggantikannya

Berita Selanjutnya

PKKMB FEB UPNVJ 2026 Bekali 1.096 Mahasiswa Baru, Anies Baswedan Jadi Narasumber