HumasUPNVJ – Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., memantau langsung pemanfaatan Parkir Rangu dan Parkir Anggrek di lingkungan Kampus UPNVJ Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026). Peninjauan dilakukan saat aktivitas mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 mulai berlangsung untuk memastikan fasilitas penunjang kampus mampu mendukung mobilitas kendaraan secara tertib, aman, dan nyaman. Rektor mengecek alur kendaraan, penataan ruang parkir, serta pemanfaatan fasilitas oleh mahasiswa dan sivitas akademika.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari perhatian UPNVJ terhadap sarana dan prasarana seiring meningkatnya aktivitas kampus pada awal tahun akademik. Bertambahnya mobilitas mahasiswa membutuhkan pengelolaan kendaraan yang baik agar kepadatan tidak terkonsentrasi di dalam kawasan utama Kampus Pondok Labu.
Dalam peninjauan itu, Prof. Venus melihat langsung kondisi Parkir Rangu dan Anggrek, termasuk pergerakan kendaraan serta penempatan kendaraan oleh pengguna. Ia juga memastikan ruang parkir yang telah disediakan universitas dapat berfungsi sesuai kebutuhan dan mendukung kelancaran kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.
“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana penggunaan area parkir ini berjalan, terutama dengan adanya aktivitas mahasiswa baru. Fasilitas yang tersedia harus dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mendukung kelancaran aktivitas seluruh sivitas akademika,” ujar Prof. Venus.
Keberadaan Parkir Rangu merupakan bagian dari pengembangan fasilitas UPNVJ untuk memperluas ruang parkir di sekitar Kampus Pondok Labu. Kawasan di Jalan Rangu, Pangkalan Jati, sebelumnya dikembangkan universitas untuk membantu mendistribusikan kendaraan yang masuk ke kawasan kampus sehingga tidak seluruhnya terkonsentrasi pada satu titik.
Selain Parkir Rangu dan Anggrek, UPNVJ juga menyediakan sejumlah alternatif lokasi parkir bagi pengguna kendaraan. Untuk mendukung akses mahasiswa dan sivitas akademika, terdapat skema pembiayaan parkir yang berbeda di setiap lokasi. Parkir APU 2 dapat digunakan secara gratis hingga Oktober 2026, sementara Parkir Anggrek dikenakan tarif Rp4.000 untuk sepeda motor dan Rp15.000 untuk mobil. Adapun Skyparking menetapkan tarif Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Informasi mengenai tarif tersebut menjadi bagian penting bagi pengguna dalam menentukan lokasi parkir sesuai kebutuhan. Dengan adanya beberapa pilihan lokasi, pengguna kendaraan dapat mendistribusikan parkir ke titik-titik yang telah disediakan sehingga membantu mengurangi kepadatan di kawasan utama kampus.
UPNVJ terus melakukan penataan fasilitas parkir melalui penyediaan sejumlah titik alternatif. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan, meningkatkan ketertiban, serta menjaga ruang di dalam kampus agar lebih nyaman bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pengguna fasilitas lainnya.
Bagi mahasiswa baru, pengelolaan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dari pengalaman awal menjalani kehidupan perkuliahan. Kesiapan kampus tidak hanya ditentukan oleh ruang kelas dan layanan akademik, tetapi juga sarana penunjang yang berhubungan langsung dengan mobilitas dan kenyamanan sehari-hari.
Karena itu, pemantauan tidak berhenti pada ketersediaan lahan parkir. Universitas juga memberikan perhatian pada pola pemanfaatannya agar fasilitas yang telah disediakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pengguna, terutama ketika kegiatan perkuliahan berlangsung penuh.
Penataan tersebut sekaligus mendukung arah pengembangan lingkungan Kampus UPNVJ Pondok Labu yang lebih tertib dan ramah bagi aktivitas sivitas akademika. Distribusi kendaraan ke area parkir yang telah disediakan diharapkan dapat mengurangi kendaraan yang berhenti atau parkir pada lokasi yang dapat menghambat pergerakan di kawasan utama kampus.
Prof. Venus menegaskan bahwa penyediaan dan pengelolaan fasilitas merupakan bagian dari tanggung jawab universitas dalam meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Infrastruktur kampus, menurutnya, perlu terus dievaluasi berdasarkan kebutuhan nyata pengguna sehingga pengembangannya tidak hanya menambah fasilitas, tetapi juga memberikan manfaat yang langsung dirasakan sivitas akademika.
Melalui optimalisasi Parkir Rangu dan Anggrek serta sejumlah alternatif lokasi parkir lainnya, UPNVJ berupaya memastikan peningkatan aktivitas pada tahun akademik 2026/2027 tetap diikuti dengan pengelolaan fasilitas yang memadai. Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan universitas untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih tertib, aman, nyaman, dan mendukung aktivitas mahasiswa sejak awal memasuki kehidupan kampus.