Di Wisuda Ke-77 UPNVJ, Dirjen DJPPR Suminto Tekankan Kompetensi, Karakter, dan Dampak

HumasUPNVJ – Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Dr. Suminto, S.Sos., M.Sc., Ph.D. mendorong lulusan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Wisuda Ke-77 UPNVJ di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Kepada para lulusan, Suminto menekankan tiga bekal utama untuk menghadapi perubahan zaman, yakni kompetensi, karakter, dan kemampuan memberikan dampak.

“Selamat, kalian telah menuntaskan tahapan penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan kalian,” ujar Suminto dalam sambutannya.

Menurut Suminto, kelulusan tidak menandai berakhirnya proses belajar. Para wisudawan justru memasuki fase baru yang menuntut kemampuan untuk terus mengembangkan diri, memperbarui pengetahuan, serta meningkatkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung semakin cepat.

Pesan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tema Wisuda Ke-77 UPNVJ, “Menjadi Lulusan yang Kompeten, Berkarakter Bela Negara, dan Berdampak bagi Bangsa.” Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UPNVJ tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan profesional, tetapi juga memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.

“Ada tiga hal yang perlu saya refleksikan kepada para wisudawan dan wisudawati. Satu, kompetensi. Dua, karakter. Tiga, dampak,” kata Suminto.

Pada aspek kompetensi, Suminto mengingatkan bahwa generasi muda kini hidup di tengah perubahan yang semakin cepat dan kompleks. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau *artificial intelligence* (AI), dinamika perekonomian, hingga perubahan geopolitik global turut mengubah cara manusia bekerja, berpikir, dan mengambil keputusan.

Situasi tersebut membuat kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Lulusan perguruan tinggi perlu terus memperbarui kapasitas, mengembangkan cara berpikir yang adaptif, serta mampu mengambil keputusan secara bijak ketika menghadapi berbagai perubahan. Kompetensi, menurut Suminto, juga harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat sehingga pengetahuan dan teknologi digunakan secara bertanggung jawab.

Karakter kemudian menjadi landasan bagi lulusan dalam menentukan bagaimana kompetensi yang dimiliki digunakan. Dalam konteks lulusan UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara, penguasaan ilmu perlu disertai integritas, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Kompetensi dan karakter tersebut pada akhirnya harus menghasilkan dampak. Suminto menekankan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya dapat dilihat dari pencapaian pribadi atau pekerjaan yang diperoleh, tetapi juga dari sejauh mana pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, negara, dan kemanusiaan.

Pesan Suminto memperkuat arah yang disampaikan Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. kepada 1.944 lulusan dalam Wisuda Ke-77. Di tengah semakin besarnya peran AI, Venus mendorong lulusan UPNVJ untuk tetap berdaulat atas pengetahuan, tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu berpikir kritis, melakukan verifikasi, menciptakan pengetahuan, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Bagi UPNVJ, kompetensi, karakter Bela Negara, dan kebermanfaatan merupakan satu kesatuan yang perlu dibawa lulusan ketika memasuki dunia profesional. Dengan semangat untuk terus belajar dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi maupun perubahan global, para lulusan diharapkan mampu menerjemahkan ilmu yang diperoleh di kampus menjadi karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Disa Prihantini Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Wisuda Ke-77 UPNVJ, Rektor Serahkan Alumni Baru kepada Ketua IKA Sayed Junaidi Rizaldi