HumasUPNVJ - Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperluas kontribusi pendidikan bela negara melalui kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Sikap Perilaku Bela Negara (PKBN) di Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok, Sabtu (29/8/2026). Sejumlah personel Menwa UPNVJ terlibat sebagai pelatih bagi santri dan santriwati melalui pembinaan lapangan serta pembelajaran di dalam kelas. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kesadaran generasi muda mengenai perannya dalam membangun bangsa.
Keterlibatan Menwa UPNVJ berawal dari undangan Haris Iriyanto, A.Md., S.Sos., M.Pd., QRMO., selaku Fasilitator Bela Negara sekaligus Ketua Korps Alumni Menwa Yon-6 UPN. Menindaklanjuti undangan tersebut, Komando Menwa UPNVJ menugaskan lima personel untuk mendukung pelaksanaan PKBN sebagai pelatih.
Pembinaan dilakukan dengan menggabungkan latihan fisik, penguatan kerja sama, dan pendalaman materi kebangsaan. Pada sesi lapangan, peserta mengikuti Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) serta sejumlah permainan kelompok yang dirancang untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, ketahanan fisik, dan mental.
Pendekatan tersebut tidak hanya menempatkan peserta sebagai penerima materi. Melalui latihan kelompok, santri dan santriwati didorong memahami pentingnya komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja bersama untuk mencapai tujuan.
Sementara itu, sesi pembelajaran di dalam kelas difokuskan pada penguatan wawasan kebangsaan dan pemaknaan bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta diajak memahami bahwa kontribusi terhadap bangsa dapat dilakukan melalui berbagai profesi dan bidang keahlian yang mereka tekuni pada masa mendatang.
Bagi personel Menwa UPNVJ, keterlibatan sebagai pelatih sekaligus menjadi ruang pengembangan kapasitas. Pengalaman mendampingi peserta secara langsung mengasah kemampuan pendampingan lapangan, kepemimpinan, komunikasi, dan berbicara di depan umum. Kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kontribusi mahasiswa dalam pembinaan masyarakat.
Tim Menwa UPNVJ yang terlibat terdiri atas Alberto Muhammad Gusti Putro sebagai Perwira Pengawas sekaligus Wakil Komandan Satuan, Rani Meiliana Putri sebagai Bintara Logistik, serta tiga personel Detasemen Markas, yakni Muhammad Farizqy, Pasha Mahesa Makasutji, dan Haikal Irfansyah Putra.
Rangkaian PKBN kemudian ditutup dengan Upacara Api Semangat Bela Negara. Penyalaan api menjadi simbol semangat juang, nasionalisme, dan tekad para peserta untuk menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai tersebut sejalan dengan semangat Widya Castrena Dharma Siddha yang menjadi landasan pengabdian Resimen Mahasiswa.
Kontribusi Menwa UPNVJ dalam pembinaan di Al-Hikam juga selaras dengan arah penguatan karakter bela negara di UPNVJ. Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. sebelumnya menegaskan bahwa bela negara perlu menjadi bagian dari identitas mahasiswa sejak awal memasuki kehidupan kampus. Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan seperti PKBN, nilai bela negara tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi diterapkan melalui kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.