Cegah Sengketa Usaha, FH UPNVJ dan UiTM Malaysia Edukasi Pelaku UMKM Depok

HumasUPNVJ – Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) berkolaborasi dengan Faculty of Law, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, dan Tim Penggerak PKK Kota Depok untuk meningkatkan literasi hukum pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional, kolaborasi ini memberikan edukasi mengenai pemetaan risiko hukum, pencegahan sengketa bisnis, dan penyelesaian perselisihan melalui mediasi. Program yang didukung pendanaan internal FH UPNVJ tersebut bertujuan memperkuat perlindungan hukum dan keberlanjutan usaha masyarakat.

Dekan FH UPNVJ, Dr. Suherman, S.H., LL.M., membuka kegiatan sekaligus menyoroti peran TP-PKK Kota Depok dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, Kelompok Kerja (Pokja) II dan III memiliki peran penting dalam pengembangan keterampilan, koperasi, serta pembinaan usaha berbasis keluarga.

Dalam sesi pertama, Dosen FH UPNVJ, Rianda Dirkareshza, S.H., M.H., membahas pemetaan risiko sengketa dalam kegiatan UMKM. Ia menguraikan berbagai persoalan yang berpotensi memicu konflik bisnis, seperti keterlambatan pembayaran, pelanggaran kesepakatan, perselisihan keuntungan, hingga peniruan merek. Pelaku usaha didorong untuk membuat perjanjian tertulis dan mendokumentasikan transaksi guna mengurangi risiko sengketa.

Sementara itu, Dr. Muthia Sakti, S.H., M.H., menekankan pentingnya kesadaran dan literasi hukum sebagai langkah pencegahan. Pelaku UMKM perlu memahami legalitas usaha, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), perlindungan merek, serta pengelolaan dokumen bisnis. Ia juga menjelaskan adanya layanan bantuan dan pendampingan hukum tanpa biaya bagi usaha mikro dan kecil sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.

Perspektif internasional disampaikan Dekan Faculty of Law UiTM Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Nur Ezan Rahmat, melalui materi Mediation Approach for MSMEs: A Comparative Perspective. Ia membahas mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang mengutamakan dialog, kesepakatan bersama, dan keberlanjutan hubungan bisnis. Materi tersebut turut membandingkan kerangka hukum mediasi di Indonesia dan Malaysia.

Melalui kolaborasi internasional ini, FH UPNVJ berupaya menghubungkan keahlian akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Penguatan literasi hukum dan pemahaman mengenai mediasi diharapkan membantu pelaku UMKM mengantisipasi risiko, melindungi kepentingan usaha, serta menjaga hubungan bisnis secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen UPNVJ dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dan kerja sama akademik internasional.

Berita Sebelumnya

Kemdiktisaintek Tunjuk Nur Syarifah sebagai Plt. Rektor UPNVJ

Berita Selanjutnya

Peringati Hari Stroke Sedunia, FIKES UPNVJ Perkuat Edukasi Pencegahan dan Rehabilitasi Stroke