Prospektive 2026 UPNVJ: Dr. Bambang Saras Tekankan Pentingnya Digital Mindset bagi Mahasiswa

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengangkat pentingnya pengembangan pola pikir digital atau digital mindset bagi mahasiswa melalui kegiatan Prospektive 2026. Materi tersebut dibawakan oleh Dr. Bambang Saras Yulistiawan, S.T., M.Kom., sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital. Pembahasan ini menjadi relevan di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pendidikan, dunia kerja, serta kehidupan masyarakat.

Perkembangan teknologi menuntut mahasiswa tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga memahami cara memanfaatkan teknologi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan sekaligus mampu menghadapi tantangan era digital.

Melalui materi bertajuk *“Digital Mindset”, Dr. Bambang Saras Yulistiawan mengajak mahasiswa memahami pentingnya membangun pola pikir yang terbuka terhadap perkembangan teknologi. Konsep *digital mindset tidak terbatas pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup kesiapan individu untuk terus belajar, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta menggunakan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan inovasi.

Dalam konteks pendidikan tinggi, pola pikir digital menjadi salah satu kompetensi yang diperlukan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sistem pembelajaran dan kebutuhan dunia kerja. Kehadiran berbagai teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membuka peluang baru dalam mengakses informasi, mengembangkan pengetahuan, dan menyelesaikan persoalan secara lebih efisien.

Namun, kemudahan akses teknologi juga menghadirkan tantangan. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memilah informasi, memahami keamanan data, menjaga etika komunikasi digital, serta memastikan bahwa penggunaan teknologi tidak mengurangi integritas akademik.

Penguatan digital mindset karena itu perlu berjalan beriringan dengan pengembangan literasi digital. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga perlu memahami dampak penggunaannya dan mampu memanfaatkan kemajuan digital untuk menciptakan solusi yang bermanfaat.

Selain mendukung pembelajaran, pola pikir digital juga berkaitan erat dengan kemampuan berkolaborasi dan berinovasi. Pemanfaatan platform digital memungkinkan mahasiswa membangun jejaring, bertukar gagasan, serta mengembangkan proyek bersama tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Kegiatan Prospektive 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa UPNVJ untuk memperluas wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan pada era transformasi digital. Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi perubahan, meningkatkan kapasitas diri, dan memanfaatkan teknologi secara produktif.

Penguatan pola pikir digital juga sejalan dengan arah pengembangan pendidikan UPNVJ yang menempatkan kemampuan adaptasi, kreativitas, dan karakter sebagai bagian penting dalam pembentukan lulusan. Kompetensi digital perlu didukung nilai etika, tanggung jawab, dan semangat bela negara agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam kerangka kepemimpinan Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., pengembangan kompetensi mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang responsif terhadap perubahan. Pembekalan digital mindset melalui Prospektive 2026 diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Berita Sebelumnya

Dari Critical Thinking hingga Growth Mindset, PROSPEKTIVE UPNVJ Dorong Pengembangan Potensi Mahasiswa secara Holistik

Berita Selanjutnya

Dekan FK UPNVJ Ungkap Peran Neurosains dalam Membentuk Karakter Mahasiswa pada PROSPEKTIV 2026