HumasUPNVJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar Pembekalan Calon Lulusan Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika (9/2/2026). Kegiatan ini diikuti mahasiswa calon lulusan dari seluruh program studi di lingkungan FISIP.
Kegiatan pembekalan diawali dengan Sidang Senat Fakultas yang dihadiri jajaran dekanat FISIP UPNVJ. Sidang senat tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pembekalan sekaligus penguatan identitas akademik bagi calon lulusan sebelum memasuki dunia kerja.
Dekan FISIP UPNVJ, Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kepercayaan diri sebagai modal utama lulusan. Menurut dia, mahasiswa FISIP dibekali kompetensi keilmuan, nilai, dan integritas yang harus diyakini sebagai kekuatan untuk bersaing di dunia profesional.
“Kepercayaan diri menjadi fondasi penting. Lulusan FISIP memiliki bekal ilmu dan karakter untuk beradaptasi dengan dinamika dunia kerja yang terus berubah,” ujarnya.
Usai sidang senat, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan bertema Personal Branding dan Etika Profesional di Era Digital. Sesi ini menghadirkan Arfiana Maulina sebagai narasumber, dengan dosen Ilmu Komunikasi FISIP UPNVJ Rut Rismanta Silalahi sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Arfiana menjelaskan bahwa personal branding merupakan persepsi publik terhadap identitas profesional seseorang yang terbentuk dari reputasi, keahlian, nilai, serta konsistensi perilaku, terutama di ruang digital. Ia menekankan bahwa proses rekrutmen saat ini semakin mempertimbangkan jejak digital calon pekerja.
Arfiana juga menguraikan tantangan yang kerap dihadapi lulusan baru, seperti tingginya persaingan, lemahnya diferensiasi, serta belum jelasnya posisi profesional. Karena itu, mahasiswa didorong membangun personal branding sejak dini melalui penentuan bidang minat, penguatan portofolio, berbagi gagasan secara konsisten, serta pemanfaatan platform digital profesional secara strategis.
Selain personal branding, aspek etika profesional di era digital turut menjadi sorotan. Mahasiswa diingatkan bahwa perilaku di media sosial mencerminkan identitas profesional yang bersifat jangka panjang. Konten bermasalah, seperti penyebaran hoaks, ujaran toksik, atau pelanggaran privasi, dinilai berpotensi merusak reputasi dan peluang karier.
Melalui pembekalan ini, FISIP UPNVJ berharap calon lulusan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, profesionalisme, dan kesadaran etis dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.
Kerabat Kerja
---------------------------------
Penulis: Safirah Hairulnisah | Penyelaras Bahasa: F. Noor | Foto: FISIP