HumasUPNVJ - UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) memaparkan kesiapan pembukaan Program Studi Profesi Fisioterapi di hadapan tim evaluator LLDIKTI Wilayah III pada Rabu (25/2/2026) di Jakarta. Presentasi ini menjadi bagian dari tahapan evaluasi untuk memastikan kesiapan akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta tata kelola program sebelum izin operasional diterbitkan.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas, Wakil Rektor Bidang Akademik, tim penyusun proposal, serta perwakilan fakultas terkait. Dalam pemaparannya, Wakil Rektor Bidang Akademik menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Profesi Fisioterapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat hilirisasi lulusan Sarjana Fisioterapi agar memenuhi standar kompetensi nasional serta memiliki kewenangan praktik sesuai regulasi pelayanan kesehatan.
“Program profesi ini menjadi kebutuhan penting agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjalankan praktik profesional sesuai standar pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Secara nasional, kebutuhan fisioterapis profesional terus meningkat seiring tren penyakit tidak menular, kasus cedera akibat kecelakaan, serta pertumbuhan populasi lanjut usia. UPNVJ memandang kehadiran program profesi ini akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan rehabilitasi yang bermutu, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Tim penyusun proposal memaparkan kurikulum berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta standar Asosiasi Institusi Pendidikan Fisioterapi Indonesia. Model pembelajaran dirancang berbasis praktik klinik terintegrasi melalui kerja sama dengan rumah sakit, klinik rehabilitasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan mitra.
Dari sisi sarana prasarana, UPNVJ telah menyiapkan laboratorium fisioterapi, gym terapi, serta fasilitas hidroterapi sebagai penunjang pembelajaran praktik profesi. Ketersediaan fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjamin mutu pembelajaran berbasis praktik dan keselamatan pasien.
Tim evaluator LLDIKTI Wilayah III memberikan sejumlah masukan strategis, antara lain penguatan dokumen kerja sama lahan praktik, pemenuhan rasio dosen dan mahasiswa, serta penyusunan roadmap pengembangan program lima tahun ke depan. UPNVJ menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut secara terukur dan tepat waktu sebagai bagian dari prinsip tata kelola yang akuntabel.