Community Service UPNVJ di Malaysia Perkuat Pemberdayaan Diaspora Indonesia

HumasUPNVJ - Dr. Fathinah Ranggauni Hardy, S.K.M., M.Epid. Dosen Fakultas ilmu Kesehatan UPN "Veteran" Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Malaysia pada 8–11 April 2026 dengan fokus pada pemberdayaan diaspora Indonesia melalui pendekatan kesehatan masyarakat dan kolaborasi multidisipliner. Kegiatan ini melibatkan Ikatan Pengusaha Minang di Malaysia (Minang Saiyo) serta komunitas migran Indonesia di bawah naungan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas komunitas, meningkatkan literasi kesehatan dan kesehatan kerja, serta memperluas jejaring sosial yang menopang kesejahteraan masyarakat Indonesia di perantauan.

Kegiatan pengabdian ini menjadi bagian dari upaya memperluas peran akademisi UPNVJ dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat Indonesia di luar negeri. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini tidak hanya menekankan edukasi, tetapi juga membangun ruang kolaborasi yang relevan dengan tantangan yang dihadapi diaspora, mulai dari perilaku hidup sehat, pemahaman kesehatan kerja, hingga akses terhadap layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan mencakup edukasi kesehatan masyarakat, diskusi interaktif bersama komunitas, serta penguatan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan risiko kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan juga menyoroti pentingnya kesehatan kerja bagi masyarakat migran, mengingat aspek tersebut berkaitan langsung dengan produktivitas, keselamatan, dan kualitas hidup komunitas diaspora Indonesia di Malaysia.

Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, dengan menempatkan komunitas sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran dan penguatan kapasitas. Melalui model ini, peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan, bertukar pengalaman, dan membangun solusi yang kontekstual sesuai kondisi mereka di negara perantauan.
Selain menyoroti isu kesehatan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya solidaritas sosial dan penguatan jejaring antarkomunitas. Kolaborasi dengan Minang Saiyo dan PCI NU Malaysia menunjukkan bahwa pemberdayaan diaspora perlu dibangun melalui sinergi lintas elemen, baik komunitas sosial, keagamaan, maupun ekonomi. Jejaring semacam ini dinilai penting untuk memperkuat daya tahan sosial sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi warga Indonesia di Malaysia.

Dr. Fathinah menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional tidak cukup berhenti pada penyampaian materi, tetapi harus mampu memperkuat kemandirian komunitas. “Pengabdian masyarakat ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membangun kolaborasi dan memperkuat kapasitas komunitas diaspora agar lebih mandiri dan berdaya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UPNVJ menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengabdian masyarakat yang berdampak, adaptif, dan responsif terhadap dinamika global. Penguatan komunitas diaspora Indonesia di Malaysia diharapkan tidak hanya memberi manfaat jangka pendek dalam peningkatan literasi kesehatan, tetapi juga melahirkan model pemberdayaan berbasis kolaborasi yang dapat direplikasi di komunitas diaspora Indonesia lainnya.

Sejalan dengan arah kebijakan internasionalisasi dan penguatan tridarma perguruan tinggi, kegiatan ini menunjukkan bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti di ruang kelas dan laboratorium, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat. Dari perspektif pimpinan universitas, pengabdian masyarakat internasional seperti ini memperkuat posisi UPN “Veteran” Jakarta sebagai kampus yang mendorong kolaborasi global, memperluas manfaat keilmuan, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Indonesia, termasuk yang berada di luar negeri.

Berita Sebelumnya

Dosen Fikes UPNVJ Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Kunjungan Akademik ke Malaysia

Berita Selanjutnya

S2 Hubungan Internasional UPNVJ Jadi Pilihan Strategis untuk Karier Akademik dan Diplomasi