HumasUPNVJ – Program Studi S2 Keperawatan UPN “Veteran” Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai jenjang lanjutan bagi tenaga perawat profesional yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang manajerial dan kepemimpinan. Program ini secara khusus ditujukan bagi lulusan profesi ners yang ingin mengembangkan karier ke tingkat yang lebih strategis.
Koordinator Program Studi S2 Keperawatan, Dr. Herlina, M.Kep., Sp.Kep.An., menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari pendidikan profesi ners. Oleh karena itu, hanya calon mahasiswa yang telah menyelesaikan profesi ners yang dapat melanjutkan studi di jenjang magister ini.
Ia menambahkan, Program Studi Magister Keperawatan UPNVJ memiliki visi menjadi program studi yang inovatif, beridentitas bela negara, serta unggul di bidang keperawatan kesehatan matra baik di tingkat nasional maupun internasional pada tahun 2034. Fokus pada kesehatan matra menjadi keunikan tersendiri yang membedakan program ini dengan program sejenis di perguruan tinggi lain.
Dari sisi prospek karier, lulusan Magister Keperawatan dipersiapkan untuk menempati posisi strategis di dunia kerja. Mereka memiliki peluang untuk menjadi pemimpin di berbagai lini, seperti kepala ruang perawatan, manajer keperawatan, hingga pengelola layanan kesehatan berbasis komunitas. Kompetensi manajerial yang ditanamkan selama masa studi menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan di sektor kesehatan.
Sebagai penutup, Dr. Herlina mengajak para lulusan profesi ners untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di UPN “Veteran” Jakarta. Ia menekankan pentingnya pengembangan diri untuk menjadi perawat profesional yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, khususnya dalam bidang kesehatan matra dan ketahanan kesehatan.
“Bagi teman-teman yang sudah menyelesaikan profesi ners, silakan bergabung bersama kami di Program Magister Ilmu Keperawatan UPN Veteran Jakarta. Mari belajar bersama untuk menjadi perawat profesional di bidang manajerial dan menjadi pemimpin di bidang keperawatan,” ujarnya.