S2 Ilmu Politik UPNVJ Tawarkan Kajian Demokrasi Transformatif, Politik Digital, dan Politik Kewargaan

 

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memperkuat daya saing akademiknya melalui pengembangan Program Studi Magister (S2) Ilmu Politik yang menitikberatkan pada kajian demokrasi transformatif, politik digital, dan politik kewargaan. Arah pengembangan ini disampaikan dalam wawancara bersama Koordinator Program Studi S2 Ilmu Politik, Dr. Ana Sabhana Azmy, M.I.P., di Gedung FISIP UPNVJ, Senin (20/4/2026). Melalui penguatan kurikulum dan orientasi keilmuan yang responsif terhadap perubahan zaman, program studi ini diproyeksikan untuk menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan politik kontemporer di tingkat nasional maupun global.

Pada laman resmi FISIP UPNVJ, Program Studi S2 Ilmu Politik menegaskan visi untuk menghasilkan lulusan magister berstandar internasional yang inovatif, berdaya saing, beridentitas bela negara, serta unggul dalam penguatan demokrasi dan kewargaan berbasis perkembangan teknologi digital pada 2035. Visi tersebut diturunkan ke dalam misi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang kajian utama, yakni demokrasi transformatif, politik kewargaan, dan politik digital.

Dr. Ana Sabhana Azmy menjelaskan, ketiga konsentrasi tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kapasitas analitis, daya kritis, dan kemampuan adaptif dalam membaca dinamika sosial-politik yang terus berubah. Menurutnya, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami transformasi demokrasi, perkembangan ruang digital, serta penguatan kewargaan semakin penting di tengah perubahan lanskap politik dan komunikasi publik.

Secara kelembagaan, keberadaan tiga konsentrasi unggulan itu juga sejalan dengan orientasi akademik program studi yang menempatkan teknologi digital sebagai bagian penting dalam pengembangan kajian politik. Laman resmi prodi menyebutkan bahwa S2 Ilmu Politik UPNVJ diarahkan untuk menghasilkan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan, sekaligus membentuk lingkungan akademik yang mendukung komunitas keilmuan di tingkat nasional dan internasional.

Dari sisi prospek lulusan, Program Studi S2 Ilmu Politik UPNVJ membuka peluang karier yang luas, mulai dari praktisi politik, praktisi pemilu, pegiat masyarakat sipil, peneliti muda, birokrat, hingga jurnalis. Ragam prospek ini memperlihatkan bahwa kompetensi lulusan tidak hanya relevan di ranah akademik, tetapi juga dibutuhkan dalam praktik kebijakan, tata kelola pemerintahan, komunikasi politik, dan penguatan demokrasi di ruang publik.

Komitmen pengembangan itu turut ditopang oleh struktur kelembagaan dan ekosistem akademik FISIP UPNVJ yang terus diperkuat. Sementara itu, profil program studi juga menegaskan fokus lulusan pada penguasaan kajian demokrasi transformatif, politik kewargaan, dan politik digital sebagai keunggulan akademik yang dibangun secara berkelanjutan.

Menutup wawancara, Dr. Ana mengajak calon mahasiswa untuk bergabung dan mengembangkan kapasitas keilmuan politik di UPNVJ. Ajakan tersebut menegaskan posisi S2 Ilmu Politik UPNVJ sebagai ruang belajar yang dirancang untuk melahirkan lulusan unggul, berintegritas, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi penguatan demokrasi Indonesia.

Sejalan dengan arah pengembangan tersebut, UPNVJ terus mendorong hadirnya program studi yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu memberi jawaban atas kebutuhan bangsa.

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

UPNVJ Perluas Internasionalisasi Kampus Lewat Penerimaan Mahasiswa Warga Negara Asing

Berita Selanjutnya

FGD UPNVJ dan GBNI Tekankan Tata Kelola, Regenerasi, dan Semangat Bela Negara