Seminar Internasional UPNVJ Bahas Dunia Multipolar, Dubes Rusia Tekankan Kedaulatan Negara

_MG_9510.JPG

HumasUPNVJ - Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menyoroti perubahan signifikan dalam keseimbangan kekuatan global di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah saat menjadi narasumber dalam seminar internasional bertajuk Ambassador and Expert Talk: The Middle East Conflict and The Future of the Multipolar World di lingkungan FISIP Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Kamis, 16 April 2026.

Dalam paparannya, Sergei menjelaskan bahwa dinamika konflik di Timur Tengah menunjukkan perubahan besar dalam tatanan dunia, dari dominasi unipolar menuju sistem yang semakin multipolar. Ia menilai perkembangan geopolitik saat ini memperlihatkan bahwa hubungan internasional tidak lagi ditentukan oleh satu pusat kekuatan tunggal, melainkan oleh interaksi yang semakin kompleks antarkawasan dan antarnegara.

Dubes Rusia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara dan prinsip nonintervensi dalam menjaga stabilitas global. Menurutnya, pendekatan sepihak dalam hubungan internasional berisiko memperluas ketegangan dan memperumit penyelesaian konflik yang sedang berlangsung.

Selain itu, Sergei menyoroti meningkatnya peran negara-negara di luar blok Barat dalam membentuk arsitektur global baru. Perubahan tersebut, menurut dia, terlihat dari menguatnya kerja sama multilateral, berkembangnya aliansi strategis baru, serta makin besarnya pengaruh negara-negara non-Barat dalam menentukan arah percaturan dunia.

Dalam konteks konflik yang melibatkan Iran, ia menilai eskalasi yang terjadi tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik global yang lebih luas, termasuk kepentingan geopolitik dan ekonomi antarnegara. Karena itu, pembacaan terhadap konflik Timur Tengah tidak cukup dilakukan dalam kerangka regional, tetapi perlu ditempatkan dalam konteks perubahan struktur kekuatan dunia.

Seminar ini turut menghadirkan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia, Mohammad Boroujerdi, serta akademisi internasional Tim Anderson sebagai narasumber. Kehadiran para pembicara tersebut memperkaya forum dengan perspektif diplomatik dan akademik mengenai dampak konflik Timur Tengah terhadap pembentukan tatanan dunia multipolar.

Bagi UPNVJ, penyelenggaraan seminar ini menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan ruang dialog internasional yang relevan dengan perkembangan global.

 

Kerabat Kerja

---------------------------------

Penulis: Anisa Triselia | Penyelaras Bahasa: F. Noor

Berita Sebelumnya

Rektor UPNVJ: Dunia Sedang Bergerak dari Unipolar ke Multipolar

Berita Selanjutnya

FGD YLKI: FH UPNVJ Soroti Perlindungan Konsumen dalam Platform One Stop Shop PLTS