UPNVJ Hadirkan Duta Besar Iran dalam Seminar Internasional tentang Dunia Multipolar

HumasUPNVJ – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FISIP UPNVJ) menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Ambassador and Expert Talk: The Middle East Conflict and The Future of the Multipolar World” pada Rabu, 16 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan duta besar dan pakar untuk membahas dinamika konflik Timur Tengah, perubahan geopolitik global, serta implikasinya terhadap masa depan tatanan dunia yang semakin multipolar. Seminar ini juga menghadirkan H.E. Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, sebagai salah satu pembicara utama. 

Penyelenggaraan seminar ini berangkat dari meningkatnya tensi global yang memengaruhi stabilitas kawasan dan hubungan antarnegara. Dalam konteks tersebut, FISIP UPNVJ memandang pentingnya menghadirkan ruang dialog akademik yang mempertemukan perspektif diplomatik dan kajian keilmuan untuk membaca arah perubahan dunia secara lebih jernih, kritis, dan berimbang.

Melalui forum ini, peserta diajak mendiskusikan sejumlah isu strategis, antara lain perkembangan konflik yang melibatkan Iran, kemungkinan pergeseran dari dominasi tatanan unipolar menuju dunia multipolar, serta dampaknya terhadap hubungan internasional di berbagai kawasan. Seminar juga menyoroti bagaimana perubahan geopolitik dapat memengaruhi kebijakan luar negeri negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, di tengah situasi global yang semakin kompleks.
Selain membahas dinamika konflik, seminar ini menjadi wadah untuk menelaah tantangan tata kelola global, keamanan kawasan, energi, dan perdagangan internasional. Posisi kawasan Timur Tengah yang sangat strategis dalam lalu lintas energi dunia menjadikan setiap eskalasi konflik di wilayah tersebut memiliki pengaruh luas terhadap ekonomi global. Dalam beberapa pekan terakhir, konflik yang dimulai pada 28 Februari 2026 memang telah memicu gangguan besar terhadap pasokan energi dan keamanan pelayaran di sekitar Selat Hormuz. 

Dalam perspektif akademik, seminar ini sekaligus menegaskan komitmen FISIP UPNVJ untuk terus menghadirkan forum internasional yang relevan dengan isu-isu aktual dunia. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, dosen, dan publik mengenai hubungan internasional kontemporer, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai ruang pertukaran gagasan yang berbasis pengetahuan, diplomasi, dan kepentingan perdamaian global.

Bagi UPN “Veteran” Jakarta, seminar internasional ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan diplomatik di tingkat global. Di tengah perubahan geopolitik yang bergerak cepat, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam merawat nalar kritis, memperkaya diskursus publik, dan menghadirkan kontribusi intelektual bagi pembacaan isu-isu internasional secara objektif dan bertanggung jawab.

Berita Sebelumnya

FGD YLKI: FH UPNVJ Soroti Perlindungan Konsumen dalam Platform One Stop Shop PLTS