Rektor UPNVJ Ajak Wisudawan ke-76 Jadi Generasi Brain Growth

HumasUPNVJRektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Prof. Anter Venus, mengajak para lulusan untuk menjadi generasi brain growth yang terus bertumbuh, adaptif, kritis, dan berkarakter bela negara di tengah derasnya arus informasi digital. Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda Diploma, Sarjana, Magister, dan Profesi ke-76 UPNVJ yang digelar di Jakarta Convention Center, Senin, 18 Mei 2026. Melalui sambutannya, Rektor menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi harus mampu menghadapi perubahan zaman dengan ilmu yang terus berkembang, karakter yang kuat, serta kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Dalam pidatonya, Prof. Venus menyoroti fenomena brain rot, yakni menurunnya kualitas berpikir akibat konsumsi konten digital yang dangkal, instan, dan berlebihan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi generasi muda karena dapat melemahkan daya kritis, kedalaman berpikir, serta kemampuan mengambil keputusan secara rasional.

“Dunia berubah terlalu cepat untuk dihadapi dengan ilmu yang statis. Kita dituntut untuk terus berevolusi demi relevansi masa depan,” ujar Prof. Venus.

Prof. Venus menjelaskan bahwa konsep brain growth merupakan semangat untuk terus menumbuhkan kapasitas berpikir, terbuka terhadap pengetahuan baru, berani bertanya, dan memiliki ketangguhan dalam menghadapi perubahan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk menerapkan pengetahuan bagi kehidupan masyarakat.

Mengutip ungkapan Latin Non Scholae Sed Vitae Discimus, Prof. Venus mengingatkan bahwa manusia belajar bukan hanya untuk sekolah, melainkan untuk kehidupan. Karena itu, lulusan UPNVJ diharapkan memiliki kemampuan berpikir analitis, kepemimpinan, fleksibilitas, literasi teknologi, serta kepekaan sosial agar mampu bersaing dan berkontribusi di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya menggunakan teknologi secara bijak. Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dan media sosial, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, memperkuat riset, dan mempertajam nalar kritis, bukan untuk menggantikan proses berpikir manusia.

“Gunakan AI untuk membantu riset mendalam, bukan untuk mematikan nalar kritis,” tegasnya.

Selain aspek intelektual, Prof. Venus turut menyoroti pentingnya karakter dalam kehidupan profesional dan sosial. Ia menyampaikan bahwa ilmu tanpa karakter dapat melahirkan kecerdasan yang dingin dan kehilangan nilai kemanusiaan. Karena itu, pendidikan tinggi harus membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu mempertanggungjawabkan pengetahuannya bagi kemaslahatan publik.

“Perguruan tinggi mendidik saudara untuk mampu mempertanggungjawabkan pengetahuan bagi kemanusiaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian UPNVJ sepanjang tahun akademik 2025–2026. Saat ini UPNVJ memiliki 44 program studi, dengan 19 program studi berakreditasi Unggul/A. Selain itu, 10 program studi telah memperoleh akreditasi internasional dari FIBAA Jerman, serta sejumlah program studi lainnya mengantongi akreditasi internasional dari IABEE, ASIIN, dan IAAHEH.

Pada bidang internasionalisasi, UPNVJ terus memperluas jejaring akademik global melalui pembukaan kelas internasional yang diikuti mahasiswa dari berbagai negara, antara lain Mozambik, Tanzania, Pakistan, Yaman, India, Timor Leste, dan Sudan. Kampus Bela Negara ini juga memperkuat program joint degree dan pertukaran mahasiswa internasional melalui berbagai kerja sama dengan mitra luar negeri.

UPNVJ turut menghadirkan program visiting professor dan adjunct professor melalui kolaborasi dengan sejumlah universitas dunia, seperti Nebraska University, Osaka University, Poitiers University, Moscow State University, dan Nanzan University. Sebanyak 13 dosen pakar juga terlibat mengajar lintas fakultas selama satu semester penuh.

Prestasi mahasiswa menjadi bagian penting dari capaian tersebut. Pada periode Agustus 2025 hingga April 2026, mahasiswa UPNVJ berhasil meraih 98 prestasi tingkat nasional dan 68 prestasi tingkat internasional. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UPNVJ tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif berkompetisi dan berprestasi di berbagai bidang.

Dalam tata kelola kelembagaan, UPNVJ juga mencatat berbagai capaian nasional dan internasional. UPNVJ memperoleh peringkat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan nilai 87,75, menempati peringkat 169 Asia Tenggara versi QS World University Ranking, serta berada pada peringkat 77 Science and Technology Index. Selain itu, UPNVJ meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 kategori “Unggul” dan masuk jajaran Top 50 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia.

Prof. Venus juga mengajak para lulusan untuk terus menjaga hubungan dengan almamater melalui Ikatan Alumni UPNVJ. Ia berharap alumni dapat berkontribusi secara sukarela dalam memperkuat jejaring, membuka ruang kolaborasi, dan mendukung kemajuan universitas.

Selain itu, ia mengimbau alumni untuk berpartisipasi dalam Tracer Study Alumni melalui laman tracer.upnvj.ac.id. Partisipasi tersebut penting untuk memastikan keterhubungan alumni dengan kampus, sekaligus menjadi dasar pengembangan kualitas pendidikan, relevansi kurikulum, dan layanan akademik UPNVJ.

Menutup sambutannya, Prof. Anter Venus berharap seluruh wisudawan dapat menjadi alumni yang membawa nama baik almamater, menjaga nilai bela negara, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, capaian UPNVJ dalam akademik, tata kelola, internasionalisasi, dan prestasi mahasiswa harus menjadi fondasi untuk melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan siap menjawab tantangan zaman.

Berita Sebelumnya

Wisuda ke-76 UPNVJ Kukuhkan 1.816 Lulusan Berkarakter Bela Negara

Berita Selanjutnya

Kemendiktisaintek Soroti Pentingnya Kemampuan Adaptasi Lulusan UPNVJ di Era AI