UPNVJ dan Unram Kembangkan Kuda Lokal NTB untuk Wellness Tourism Berkelas Dunia

HumasUPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) dan Universitas Mataram (Unram) memperkuat kolaborasi pengembangan potensi kuda lokal Nusa Tenggara Barat sebagai basis produk kesehatan dan wellness tourism berdaya saing internasional. Kerja sama antara Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ dan Fakultas Peternakan Unram itu ditandai melalui penandatanganan kesepakatan di Gedung Rektorat Universitas Mataram, Selasa (2/6/2026). Kolaborasi ini diarahkan untuk menghubungkan riset peternakan, inovasi produk kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat lokal dalam satu ekosistem ekonomi baru. Melalui langkah tersebut, kuda lokal NTB tidak hanya diposisikan sebagai ikon budaya, tetapi juga sebagai sumber nilai tambah bagi sektor kesehatan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pengembangan potensi daerah secara lebih strategis. NTB selama ini dikenal memiliki kedekatan budaya dengan kuda, baik dalam kehidupan sosial, tradisi, maupun aktivitas masyarakat. Potensi tersebut kini didorong agar dapat berkembang lebih jauh melalui pendekatan ilmiah, riset terapan, dan hilirisasi produk yang memiliki manfaat ekonomi.

Dalam kolaborasi tersebut, Fakultas Peternakan Unram akan mengambil peran pada aspek hulu, terutama terkait pengembangan budidaya kuda lokal, peningkatan kualitas ternak, serta penguatan produk turunannya. Sementara itu, Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ akan bergerak pada sisi hilir melalui pengembangan produk kesehatan berbasis hasil olahan kuda, antara lain daging dan susu kuda, agar memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.

Sinergi lintas keilmuan ini menjadi penting karena pengembangan potensi kuda lokal tidak dapat dilakukan hanya dari satu sudut pandang. Sektor peternakan diperlukan untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan sumber daya, sedangkan bidang kesehatan berperan dalam mengkaji manfaat, keamanan, serta peluang pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pasar.

Muara dari kerja sama ini adalah pengembangan konsep wellness tourism atau wisata kesehatan holistik. Melalui konsep tersebut, wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya NTB, tetapi juga mendapatkan pengalaman kesehatan berbasis potensi lokal. Produk turunan kuda lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari paket wisata, edukasi kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Kolaborasi UPNVJ dan Unram juga menempatkan masyarakat lokal sebagai sasaran sekaligus aktor utama. Model pengembangan ini dirancang agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada level institusi atau industri, tetapi dapat dirasakan langsung oleh peternak, pelaku usaha lokal, pengelola wisata, dan komunitas masyarakat di NTB.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat NTB bukan sekadar menjadi penonton, melainkan motor utama yang merasakan dampak ekonomi langsung dari ekosistem wellness tourism ini,” demikian pernyataan yang mengemuka dalam kerja sama tersebut.

Untuk memperkuat aspek teknologi dan standar kualitas, kolaborasi ini juga membuka ruang pelibatan mitra dari Kazakhstan. Negara tersebut dikenal memiliki tradisi panjang dalam pengelolaan kuda dan pemanfaatan produk turunannya. Transfer pengetahuan dan teknologi dari Kazakhstan diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas produk kuda lokal NTB agar lebih siap bersaing di pasar nasional maupun global.

Dengan dukungan riset, inovasi, dan jejaring internasional, kerja sama UPNVJ dan Unram menjadi langkah konkret perguruan tinggi dalam memperkuat hilirisasi ilmu pengetahuan. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru apabila dikelola melalui pendekatan akademik, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Bagi UPNVJ, kerja sama ini sejalan dengan arah pengembangan universitas yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm., penguatan kemitraan lintas daerah dan lintas negara menjadi bagian dari upaya kampus untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi pembangunan bangsa.

Berita Sebelumnya

UPNVJ, Unram, dan Pemprov NTB Dorong Susu Kuda Liar Sumbawa ke Pasar Global